Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Indonesia di Bawah Tekanan: Dampak Perang Dagang Trump

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:33 WIB
Bagikan:
Indonesia di Bawah Tekanan: Dampak Perang Dagang Trump
Indonesia di Bawah Tekanan: Dampak Perang Dagang Trump

Indonesia kini menghadapi dampak dari kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Negeri ini akan dikenakan tarif resiprokal hingga 32% akibat defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang terus meningkat.

Data Kementerian Perdagangan dan Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS terhadap Indonesia terus bertambah.

Pada 2024, Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar US$ 14,34 miliar, lebih rendah dibandingkan data dari Badan Statistik AS yang mencatat angka US$ 17,9 miliar.

Defisit perdagangan ini menjadikan Indonesia sebagai negara ke-15 yang berkontribusi terhadap defisit AS.

Dalam lima tahun terakhir, defisit perdagangan AS dengan Indonesia meningkat 67%, dari US$ 8,58 miliar pada 2019 menjadi US$ 14,34 miliar pada 2024, bahkan sempat mencapai US$ 16,57 miliar.

Sementara itu, nilai ekspor Indonesia ke AS mengalami lonjakan hampir 48% dalam periode yang sama, dari US$ 17,84 miliar pada 2019 menjadi US$ 26,31 miliar pada 2024.

Produk ekspor utama Indonesia ke AS meliputi tekstil, rajutan, sepatu, minyak sawit, udang, ikan, serta peralatan elektrik.

AS telah lama menjadi pasar utama bagi produk-produk tersebut.

Kebijakan Tarif Baru Trump

Presiden Trump telah mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, termasuk untuk Indonesia.

AS menerapkan tarif dasar 10% pada semua impor serta tarif tambahan bagi negara-negara yang dianggap melakukan praktik perdagangan tidak adil, seperti India, Vietnam, dan Uni Eropa.

Selain itu, AS juga menerapkan tarif timbal balik, di mana bea masuk ditetapkan setengah dari tarif yang dikenakan negara-negara tersebut terhadap barang AS.

Sebagai contoh, impor dari China dikenakan tarif hingga 54% akibat kebijakan tarif berlapis.

Pengenaan tarif baru ini dapat berdampak pada daya saing produk Indonesia di pasar AS.

Pelaku industri, khususnya di sektor tekstil, perikanan, dan perkebunan, berpotensi mengalami tekanan akibat kenaikan biaya ekspor.

Pemerintah Indonesia perlu menyiapkan strategi untuk menghadapi perubahan kebijakan dagang ini agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi dan ekspor nasional.

Berita Terbaru

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang21 menit lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional33 menit lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional59 menit lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Nasional1 jam lalu
Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Headline1 jam lalu
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Lifestyle1 jam lalu
Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Lifestyle2 jam lalu
Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle2 jam lalu