Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

SUBANG - Program Infak Subang Berseri (Berinfak Setiap Hari) di lingkungan RSUD Kabupaten Subang atau RSUD Ciereng terus berjalan. Dukungan para ASN dan pegawai rumah sakit terhadap program tersebut kembali menghasilkan penghimpunan infak sebesar Rp5.212.600 dalam periode dua pekan terakhir.
Setiap dua pekan sekali, Tim Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Subang bersilaturahmi ke RSUD Ciereng untuk menerima sekaligus menghimpun titipan infak dari para ASN dan pegawai.
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada Direktur RSUD Ciereng, Dr. Achmad Nasuhi, serta seluruh ASN dan pegawai yang secara konsisten mendukung program tersebut.
Menurut Sukandar, keberadaan Infak Subang Berseri menunjukkan bahwa gerakan berbagi dapat dimulai dari lingkungan kerja dan dilakukan secara rutin.
“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Ciereng, Dr. Achmad Nasuhi, beserta seluruh ASN dan pegawai yang telah menjadikan Infak Subang Berseri sebagai bagian dari kegiatan rutin di lingkungan RSUD Ciereng,” ujar Sukandar pada Jumat (18/9/2026).
Ia mengatakan, nilai infak yang terkumpul bukan hanya dilihat dari jumlah nominalnya. Lebih dari itu, menurutnya, setiap titipan infak memiliki nilai kepedulian karena berasal dari keikhlasan para pemberi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sukandar berharap kebiasaan berinfak tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya positif di lingkungan RSUD Ciereng.
“Kami mendoakan kepada seluruh ASN dan pegawai RSUD Ciereng diberikan kesehatan, keberkahan hartanya, dimudahkan segala urusannya, serta dikabulkan segala hajatnya,” katanya.
Sukandar menjelaskan, dana Infak Subang Berseri yang dihimpun dari lingkungan RSUD Ciereng akan dialokasikan secara khusus untuk mendukung Program Subang Cageur. Program tersebut merupakan salah satu program BAZNAS Kabupaten Subang yang bergerak dalam bidang kesehatan masyarakat.
Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu bidang yang membutuhkan perhatian karena tidak sedikit masyarakat kurang mampu yang harus menghadapi persoalan biaya ketika mengalami sakit.
“Insya Allah, titipan Infak Subang Berseri dari lingkungan RSUD Ciereng akan dialokasikan secara khusus untuk mendukung Program Subang Cageur,” jelasnya.
Salah satu bentuk pemanfaatan dana tersebut yakni membantu pembayaran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi para mustahik. Saat ini, BAZNAS Kabupaten Subang secara rutin membayarkan BPJS Kesehatan kelas 3 untuk 129 orang.
Sukandar menegaskan, bantuan kesehatan tidak hanya diberikan dalam bentuk pembayaran BPJS. Dana infak juga dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah sakit dan meringankan beban keluarga mustahik yang menghadapi persoalan kesehatan.
“Infak yang dititipkan masyarakat, termasuk dari para ASN dan pegawai, kami upayakan agar manfaatnya kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan dana infak diarahkan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan BAZNAS. Dengan demikian, setiap dana yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mustahik.
Sukandar juga mengajak para ASN dan pegawai di lingkungan OPD Kabupaten Subang untuk ikut memperkuat gerakan Infak Subang Berseri.
“Kami berharap semangat Infak Subang Berseri ini dapat terus tumbuh dan diterapkan di berbagai OPD di Kabupaten Subang. Dengan semakin banyak ASN dan pegawai yang turut berinfak, insya Allah semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, gerakan tersebut bukan semata-mata tentang penghimpunan dana, tetapi juga membangun kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Subang berharap kolaborasi dengan berbagai instansi dapat terus berkembang sehingga semakin banyak program sosial dan kesehatan yang dapat dijalankan.
“Berinfak setiap hari adalah bagian dari ikhtiar kita untuk berbagi kepada sesama. Mudah-mudahan apa yang diberikan menjadi keberkahan bagi para muzakki dan memberikan manfaat bagi para mustahik,” pungkas Sukandar.
Melalui semangat “Berinfak Setiap Hari, Berbagi untuk Sesama, Bersama Mewujudkan Subang yang Lebih Berseri”, BAZNAS Kabupaten Subang terus mendorong agar gerakan infak menjadi kebiasaan yang tumbuh di lingkungan ASN maupun masyarakat secara luas.(hdi/ysp)
