Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

PASUNDANEKSPRES.ID - Jurusan yang cocok untuk industri manufaktur bisa mulai dipertimbangkan sejak memilih jurusan di SMA atau SMK hingga menentukan program studi saat kuliah.
Pilihan jurusan dapat disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang ingin ditekuni, terutama bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki rencana berkarier di lingkungan industri setelah menyelesaikan pendidikan.
Jurusan yang relevan pun tidak terbatas pada bidang yang mempelajari mesin, karena perusahaan manufaktur membutuhkan tenaga kerja untuk berbagai bagian, seperti produksi, teknik, kualitas, logistik, administrasi, hingga pengelolaan karyawan.
Hal tersebut juga relevan bagi calon mahasiswa di Subang. Perkembangan sejumlah kawasan industri di daerah ini membuka kebutuhan tenaga kerja dari berbagai latar belakang pendidikan.
Karena itu, pemilihan jurusan dapat mempertimbangkan minat sekaligus keterampilan yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan kerja industri.
Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur
Berikut beberapa jurusan yang memiliki keterkaitan dengan pekerjaan di perusahaan manufaktur:
1. Teknik Industri
Teknik Industri mempelajari cara mengatur sistem kerja agar proses produksi berjalan efektif. Materinya dapat mencakup perencanaan produksi, pengendalian kualitas, manajemen operasional, sistem kerja, hingga pengelolaan sumber daya.
Bidang pekerjaan yang berkaitan antara lain:
- Production Planning
- Quality Control
- Warehouse
- Supply Chain
- Industrial Engineering
2. Teknik Mesin
Teknik Mesin sesuai untuk yang memiliki ketertarikan pada mesin dan sistem mekanik. Perkuliahannya dapat membahas perancangan, pengoperasian, pemeliharaan, serta perbaikan mesin.
Lulusannya dapat mengarah ke bidang seperti:
- Maintenance
- Engineering
- Production
- Mechanical Engineering
- Machine Operation
3. Teknik Elektro
Sistem kelistrikan menjadi bagian penting dalam operasional pabrik. Teknik Elektro membekali mahasiswa melalui materi seperti kelistrikan, elektronika, sistem kontrol, dan instalasi.
Beberapa bidang yang berkaitan:
- Electrical Engineering
- Maintenance
- Control System
- Automation
- Engineering
4. Teknik Otomasi
Otomasi berkaitan dengan penggunaan sistem kendali dan teknologi untuk membantu proses produksi. Materinya dapat berhubungan dengan sensor, sistem kontrol, robotika, serta perangkat otomatis.
Jurusan ini dapat mendukung pekerjaan pada bidang:
- Automation
- Control System
- Robotics
- Production Engineering
- Maintenance
5. Manajemen
Operasional pabrik tidak hanya membutuhkan tenaga teknis. Bagian sumber daya manusia, administrasi, pengadaan, hingga pengelolaan bisnis juga membutuhkan tenaga profesional.
Manajemen dapat mendukung bidang seperti:
- Human Resources
- Purchasing
- General Affairs
- Administrasi
- Management Trainee
6. Akuntansi
Jangan salah, jurusan ini berkaitan dengan pencatatan transaksi, biaya produksi, penggajian, pembelian bahan baku, dan laporan keuangan. Akuntansi dapat menjadi pilihan bagi yang memiliki minat pada angka dan pengelolaan keuangan.
Bidang pekerjaannya antara lain:
- Accounting
- Finance
- Tax
- Cost Control
- Finance Administration
Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Jurusan
Jurusan yang cocok untuk industri manufaktur tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan dan ketertarikan pribadi.
Tidak semua pekerjaan di pabrik membutuhkan latar belakang teknik, sehingga pilihan kuliah dapat dibuat berdasarkan bidang yang memang ingin ditekuni.
Beberapa hal yang dapat dicek sebelum mendaftar:
- Mata kuliah yang ditawarkan kampus.
- Jenis pekerjaan yang berkaitan dengan jurusan tersebut.
- Program magang atau kerja praktik.
- Fasilitas laboratorium dan praktik.
- Sertifikasi yang tersedia selama kuliah.
- Kerja sama kampus dengan perusahaan.
- Lokasi kampus dan biaya pendidikan.
- Keterampilan tambahan yang dapat dipelajari.
- Skill yang Bisa Disiapkan Sejak Kuliah
Selain ijazah, beberapa kemampuan pendukung dapat membantu saat mulai mencari pekerjaan di industri.
Skill yang dapat dipelajari secara bertahap meliputi:
- Microsoft Office dan pengolahan data.
- Bahasa Inggris.
- Komunikasi profesional.
- Problem solving.
- Kerja sama tim.
- Pengelolaan dokumen.
- Analisis data.
- Pemahaman keselamatan kerja.
- Penggunaan software sesuai bidang kuliah.
Calon mahasiswa juga dapat memanfaatkan masa kuliah untuk mengikuti organisasi, pelatihan, sertifikasi, proyek kampus, atau magang yang masih berkaitan dengan bidang yang dituju.
Bagi yang ingin membangun karier di kawasan industri Subang, pilihan pendidikan bisa mulai diarahkan berdasarkan jenis pekerjaan yang ingin ditekuni.
(pm)
