Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jeritan Hati Pengemudi Ojol , Ingin Keadilan Bukan Belas Kasih

H
HubaEditor: Huba
|08:56 WIB
Bagikan:
Jeritan Hati Pengemudi Ojol , Ingin Keadilan Bukan Belas Kasih
UNJUK RASA: Ribuan pengemudi ojol tampak memadati Jalan Veteran menuju Pemkab Purwakarta, dalam aksi unjuk rasa menuntut keadilan dari perusahaan aplikator, Selasa (20/5/2025) pagi.

PURWAKARTA-Ribuan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai penjuru Kabupaten Purwakarta berkumpul dalam aksi besar-besaran yang digalang oleh Gerakan Aliansi Ojol Purwakarta (GAOP), Selasa (20/5/2025). 

Diawali dengan konvoi damai sekitar pukul 09.00 WIB. Masa bergerak dari depan Gudang Bulog Sadang menuju pusat pemerintahan daerah diiringi satu mobil komando.

Koordinator Aksi, Iman Sahrul mengatakan, pergerakan ini bukan sekadar aksi jalanan. 

"Hari ini kami memadamkan aplikasi. Tidak ada layanan transportasi, makanan atau kirim barang," kata Iman kepada wartawan.

Aksi ini, kata Iman, adalah akumulasi dari keresahan panjang para pengemudi terhadap kebijakan aplikator yang semakin membebani mereka. 

Ia menyoroti sistem “hemat” dan “prioritas” yang justru membuat penghasilan mitra makin tertekan.

“Setiap hari kami harus mengejar target, bersaing secara tidak sehat demi bonus yang semakin sulit dicapai. Kami hanya ingin keadilan, bukan belas kasihan,” ujar Iman.

Tak hanya unjuk rasa, para ojol juga melakukan offbid massal, sebuah bentuk dari aksi mogok digital dengan menonaktifkan akun mereka dari tengah malam hingga malam berikutnya. 

Massa juga berorasi dan bunyi klakson bersahutan. Spanduk-spanduk bertuliskan tuntutan para pengemudi terbentang, menuntut perlindungan pemerintah dan kebijakan yang lebih manusiawi dari perusahaan aplikasi.

“Kami mohon maaf kepada warga Purwakarta jika hari ini aktivitas Anda terganggu. Tapi ini perjuangan kami untuk masa depan yang lebih layak,” ucap Iman.

Aksi ini, lanjutnya, adalah peringatan keras. Jika tuntutan tak ditanggapi, Iman menyebutkan bahwa, ojol di Purwakarta siap menggelar aksi lanjutan yang lebih besar.

"Kami juga menuntut kepada pemerintah agar kami mendapatkan payung hukum yang jelas sebagai pengemudi ojek online," katanya.

"Selain itu, kami juga ingin tarif layak yang diatur oleh pemerintah, agar pihak aplikator tidak semena-mena mengambil potongan hasil kerja keras kami yang berada di jalan," ujar Iman.

Sementara itu, saat menyampaikan aspirasinya di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta perwakilan GAOP diterima langsung oleh Sekda Purwakarta Norman Nugraha. 

Dalam pertemuan ini, perwakilan GAOP menyampaikan tiga tuntutan dan meminta kepada pemerintah daerah untuk dapat memperjuangkan tuntutan mereka.

Adapun tiga tuntutan yang disampaikannya, yaitu segera menetapkan regulasi payung hukum untuk driver online.

Kemudian, menetapkan regulasi tarif yang layak kepada para driver online yang diatur oleh pemerintah serta menghapus program-program aplikator dan promo-promo costumer yang sangat merugikan driver online.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan berupaya memperjuangkan serta memfasilitasi apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi yang telah disampaikan," kata Norman menanggapi tuntutan tersebut.(add/ysp)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta7 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta17 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional1 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional2 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga3 jam lalu