Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Penolakan dan Pembukaan Kembali Festival Kuliner Non-Halal di Solo

K
Kharisma AlfiEditor: Kharisma Alfi
|11:00 WIB
Bagikan:
Kronologi Penolakan dan Pembukaan Kembali Festival Kuliner Non-Halal di Solo
Kronologi Penolakan dan Pembukaan Kembali Festival Kuliner Non-Halal di Solo

PASUNDAN EKSPRES - Sebuah festival kuliner non-halal yang awalnya mendapat penolakan dari sejumlah ormas keagamaan kini kembali digelar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Berikut kronologi dari penolakan hingga dibuka kembalinya festival ini.

Kronologi Penolakan dan Pembukaan Kembali Festival Kuliner Non-Halal di Solo

Penolakan Awal oleh Ormas Keagamaan

Rencana penyelenggaraan Festival Kuliner Non-Halal di Solo Paragon Mall pada 3-7 Juli 2024 awalnya terpaksa batal setelah Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menyampaikan keberatan mereka.

Dalam surat yang diajukan ke Pemerintah Kota dan Polresta Surakarta, DSKS menyatakan bahwa festival tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena diselenggarakan di ranah publik.

"Warga masyarakat resah karena terlalu vulgar," ujar Endro Sudarsono, Humas DSKS, kepada media setelah menyerahkan surat keberatan pada Rabu (3/7/2024).

Endro juga membandingkan festival di Solo dengan acara serupa di daerah lain yang menurutnya tidak dipublikasikan secara terbuka karena menyajikan makanan non-halal.

Reaksi di Media Sosial

Penolakan ini segera menjadi viral di media sosial.

Sejumlah akun, mengunggah tangkapan layar percakapan dari peserta festival yang mengeluhkan kerugian besar akibat pembatalan.

Salah satu peserta, menyebutkan kerugian dari biaya angkut barang, bahan baku, sewa karyawan, dan alat-alat.

Unggahan tersebut menarik banyak perhatian, dengan warganet meminta Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, untuk mengambil tindakan.

"Kalau sampai berani melawan intoleran ini kita all in support pemerintahannya yang akan datang habis-habisan," tulis salah satu pengguna Instagram.

Respons Pemerintah Kota Solo

Pembatalan yang viral ini memicu respons cepat dari Pemerintah Kota Solo.

Wakil Wali Kota Teguh Prakosa mengaku mendapat instruksi dari Wali Kota Gibran untuk membuka kembali festival dan memastikan penyelenggaraannya berjalan lancar.

Teguh segera berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk Kapolres, Dandim, FKUB, MUI, Dewan Masjid Indonesia, dan Kemenag.

Festival Dibuka Kembali

Akhirnya, festival yang sempat terhenti tersebut kembali dibuka pada Kamis, 4 Juli 2024 di Solo Paragon Mall.

Chief Marketing Communication Solo Paragon Mall, Veronica Luhji, menjelaskan bahwa meskipun festival dibuka kembali, lokasi acara kini ditutupi kain hitam untuk menghindari kontroversi lebih lanjut.

"Meski begitu, kami optimis acara ini akan mendatangkan banyak pengunjung, tidak hanya dari Solo tetapi juga dari Jakarta, Surabaya, dan Madiun," ujar Veronica.

Pembukaan kembali festival ini menunjukkan bahwa meskipun ada penolakan, semangat untuk merayakan keragaman kuliner tetap kuat di Solo.

Dengan dukungan dari pemerintah dan antusiasme masyarakat, festival ini menjadi bukti bahwa dialog dan koordinasi bisa menemukan solusi yang memuaskan berbagai pihak.

Berita Terbaru

587 Titik PJU Akan Dipasang, Pemkab Subang Siapkan Rp9,4 Miliar

587 Titik PJU Akan Dipasang, Pemkab Subang Siapkan Rp9,4 Miliar

Headline8 menit lalu
Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Glenn Pardede: Benih Tangguh Jadi Andalan Petani Hadapi Kemarau Panjang

Purwakarta34 menit lalu
Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Ketua Komisi II DPR Protes Lambatnya Perizinan Lahan oleh BPN

Nasional1 jam lalu
Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional11 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional13 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang13 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang13 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang13 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle14 jam lalu