Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lima Ahli Mengungkap Sirekap Manipulasi Suara, Roy Suryo: Teknologi Disalahgunakan

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|12:11 WIB
Bagikan:
Lima Ahli Mengungkap Sirekap Manipulasi Suara, Roy Suryo: Teknologi Disalahgunakan
Foto:Roy Suryo Screenshot via YouTube/Official iNews

PASUNDAN EKSPRES - Pakar Telematika Roy Suryo menyatakan bahwa lima ahli telah menemukan ketidakberesan dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU. 

Kelima pakar tersebut mencakup Dr. Leony Lidya, lulusan ITB, Hairul Anas Suaidi, Sekjen IA ITB, Prof. Dr. Sugijanto dari Unair, dan Benhard dari ITB. 

 
BACA JUGA:Sri Mulyani Persiapkan Dana Cadangan untuk Proyek IKN dan Subsidi Pupuk

Roy mengungkapkan dalam acara Dialog Spesial Rakyat Bersuara di YouTube iNews TV, pada Selasa (19/3/2024), bahwa masing-masing dari mereka menemukan adanya algoritma yang diimplementasikan dalam sistem Sirekap.

Kita masing-masing memiliki temuan bahwa ada algoritma yang dipasangkan pada sistem Sirekap," Katanya.

Dia menyoroti beberapa aspek sistem Sirekap yang dapat mengakibatkan kesalahan dalam pengolahan data, seperti penguncian perolehan suara untuk pasangan calon tertentu atau kemampuan sistem untuk menggandakan perolehan suara. 

Contohnya, ketika angka perolehan suara yang semula hanya 17 dapat terbaca hingga 917 dalam Sirekap karena kesalahan OCR (Optical Character Recognizer) atau OMR (Optical Mark Reader).

"Ketika angka itu tiba-tiba bisa melonjak tajam, hasil dari OCR (Optical Character Recognizer), OMR (Optical Mark Reader) yang tadinya cuman tujuh belas  harusnya terbaca 11, tapi itu terbacanya bisa sampai 917 di Sirekap," ungkapnya.

Meskipun KPU sering menggambarkan Sirekap sebagai alat bantu, namun Roy menegaskan bahwa semua ketidakberesan ini tidak bisa diabaikan. 

Ia menyoroti fakta bahwa Sirekap adalah alat bantu yang penting dan menggunakan anggaran negara. 

Selama hampir dua pekan terakhir, masyarakat tidak dapat memantau perolehan suara melalui aplikasi Sirekap, menyebabkan kekecewaan karena anggaran yang besar digunakan untuk alat yang sekarang tidak dapat berfungsi.

Roy mengecam penggunaan perkembangan teknologi untuk tujuan kecurangan. 

"Faktanya itu adalah alat bantu yang pokok dan itu pakai uang negara alat bantu itu. Jadi enggak bisa dikesampingkan, miliaran lagi alat bantu itu," ujarnya lagi.

BACA JUGA:Satu Keluarga di Malang Diduga Tewas Bunuh Diri

Dia pun mengekspresikan rasa kecewa atas fakta bahwa teknologi digunakan untuk kejahatan, dan mengajukan pertanyaan moral tentang peran teknologi dalam masyarakat.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle2 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu