Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perangkat Desa di Subang Keluhkan Honor Banprov Hanya Rp150 Ribu per Bulan

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Perangkat Desa di Subang Keluhkan Honor Banprov Hanya Rp150 Ribu per Bulan

PASUNDANEKSPRES.ID – Perangkat desa di Kabupaten Subang mengeluhkan kecilnya honor yang bersumber dari bantuan provinsi (Banprov). Besaran yang diterima dinilai sangat minim, yakni hanya sekitar Rp150 ribu per bulan, sementara beban kerja perangkat desa disebut berlangsung hampir tanpa batas waktu karena harus melayani masyarakat setiap saat.

Keluhan tersebut disampaikan Kepala Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kiki Akbar Wicaksono. Ia menyebutkan, penurunan porsi anggaran desa pada tahun 2026 berdampak pada berbagai sumber pendanaan desa, mulai dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), hingga bantuan provinsi.

Menurutnya, pada tahun ini sejumlah pos anggaran desa mengalami penurunan cukup signifikan. ADD untuk penghasilan tetap (siltap) perangkat desa disebut menurun, sementara Dana Desa yang diterima juga hanya berada di kisaran Rp300 juta per tahun. Hal serupa juga terjadi pada alokasi Banprov yang nilainya ikut berkurang.

Di sisi lain, ia menyebut terdapat kenaikan porsi anggaran dari bagi hasil pajak (BHP). Namun kenaikan tersebut merupakan pengalihan dari alokasi Bantuan Keuangan untuk Desa (BKUD), sehingga tidak sepenuhnya menjadi tambahan anggaran baru bagi desa.

“Kenaikan itu sebenarnya hanya pengalihan dari BKUD ke BHP, salah satunya untuk honor RT/RW,” ujarnya.

Kiki menjelaskan, untuk bantuan provinsi pada tahun ini nilainya menurun. Jika dihitung, honor yang diterima perangkat desa dari Banprov hanya sekitar Rp150 ribu per bulan dengan mekanisme pengajuan yang dilakukan setiap triwulan.

Menurutnya, jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan beban kerja perangkat desa yang harus siap melayani masyarakat kapan saja.

“Perangkat desa itu kerjanya 24 jam, karena melayani kebutuhan masyarakat tidak hanya di kantor. Di rumah atau di lingkungan juga tetap melayani warga,” katanya.

Ia juga menyoroti mekanisme pengajuan Banprov yang harus dilakukan setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, hal tersebut justru menambah beban bagi perangkat desa, terutama terkait kebutuhan administrasi dan operasional.

Keterbatasan anggaran operasional desa menjadi salah satu kendala yang dihadapi. Ia menyebut alokasi anggaran non-siltap dari ADD yang digunakan untuk kebutuhan operasional seperti alat tulis kantor (ATK), listrik, air, dan keperluan lainnya hanya sekitar Rp7 juta.

Dengan kondisi tersebut, ia berharap mekanisme pengajuan Banprov dapat disederhanakan agar tidak membebani perangkat desa.

“Kalau bisa Banprov cukup satu kali pengajuan saja. Nilainya sudah kecil, kalau harus diajukan setiap triwulan malah habis untuk ongkosnya,” tandasnya.(dan/ysp)

Berita Terbaru

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle6 menit lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang12 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional13 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang14 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu