Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ponpes As-Syifa Sagalaherang gandeng KPAD Subang & Polsek Sagalaherang Kampanyekan Pesantren Anti Perundungan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:18 WIB
Bagikan:
Ponpes As-Syifa Sagalaherang gandeng KPAD Subang & Polsek Sagalaherang Kampanyekan Pesantren Anti Perundungan
Ponpes As-Syifa Sagalaherang gandeng KPAD Subang & Polsek Sagalaherang Kampanyekan Pesantren Anti Perundungan

SUBANG - Pondok Pesantren As-Syifa Sagalaherang gandeng Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Subang dan Mapolsek Sagalaherang untuk mengedukasi serta mensosialisasikan bahaya perundungan atau Bullying di lingkungan Pendidikan dan Pondok Pesantren. (Sabtu, 10/08/2024) yang dilaksanakan baik di area Tholib dan Tholibah Ponpes As-Syifa Sagalaherang.

Mengangkat tema " Dari kesadaran menjadi Aksi : Menghentikan Bullying, Mengatasi LGBT dan Cegah NAPZA " kegiatan ini sebagai komitmen Pondok Pesantren As-Syifa Sagalaherang dalam menolak segala bentuk tindakan perundungan, LGBT dan penyalahgunaan NAPZA dilingkungan pesantren dengan ditandai penandatanganan komitmen bersama antara Pengasuh Pondok, Dewan Guru, KPAD Subang, Polsek Sagalaherang dan seluruh santri.

Kegiatan ini dibuka oleh Kyai Muflih, S.Ag.CT selaku Wakil Mudir Ponpes As-Syifa Sagalaherang, dalam kesempatan sambutannya beliau menegaskan untuk semua civitas akademika Ponpes As-Syifa Sagalaherang bahwa apa yang telah disepakati dan ditandatangani ini merupakan sebuah komitmen untuk saling menjaga kerukunan dan tidak melakukan kekerasan atau perundungan sekaligus hal ini sejalan dengan amanah Permendikbud no. 46 tahun 2023.

"Dengan ini As-Syifa secara tegas, tidak akan berkompromi dan mentolerir segala tindakan perundungan, penyimpangan LGBT atau bahkan penyalahgunaan NAPZA. Mari kita menjadi pelopor bahwa pesantren merupakan tempat nyaman untuk bertumbuh kembang yang baik dan positif" pungkasnya

Kapolsek Sagalaherang IPTU. H.M Irfan Taufik Firmansyah, S.Pd.MM. menilai bahwa kegiatan ini sangatlah bagus dan positif dilakukan oleh unsur pesantren dan lingkungan pendidikan.

"Tentu ini kegiatan sangat positif, karena pencegahan serta pengendalian tindakan bullying, LGBT dan penyalahgunaan NAPZA itu harus dilakukan semua lini saling dukungan dan berkolaborasi " pungkasnya. (rls/idr)

Berita Terbaru

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Ampetra Segera Deklarasi, Bawa Misi Advokasi dan Edukasi Warga

Purwakarta8 menit lalu
KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Nasional30 menit lalu
Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle1 jam lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional12 jam lalu
ADVERTISEMENT
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang12 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang12 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang13 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang13 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional14 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang15 jam lalu