Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PPATK Ungkap Ribuan Pegawai BUMN hingga Dokter Masuk Penerima Bansos Kemensos

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:33 WIB
Bagikan:
PPATK Ungkap Ribuan Pegawai BUMN hingga Dokter Masuk Penerima Bansos Kemensos
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membeberkan temuan mencengangkan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos). (Sumber: kompas.com)

PASUNDAN EKSPRES - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membeberkan temuan mencengangkan terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam tahap verifikasi data, ditemukan ribuan penerima yang dinilai tidak memenuhi kriteria, di antaranya pegawai BUMN serta tenaga kesehatan profesional.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengungkapkan bahwa hanya di satu bank saja terdapat 27.932 penerima bansos yang berstatus sebagai pegawai BUMN.

Tak hanya itu, tercatat pula 7.479 penerima yang berprofesi sebagai dokter, serta lebih dari 6.000 orang menduduki jabatan eksekutif atau manajer di perusahaan.

“Dari profil yang kami temukan, jumlahnya tidak sedikit. Ini perlu menjadi perhatian serius,” kata Ivan dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (7/8).

Ivan menekankan bahwa verifikasi ulang sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan para penerima bansos.

“Apakah yang bersangkutan masih layak menerima bansos atau tidak, ini perlu dicek kembali,” tegasnya.

Selain itu, dari total 10 juta rekening penerima bansos yang diajukan Kemensos, PPATK mendapati hanya 8.398.624 rekening yang benar-benar mendapatkan bantuan. Sekitar 1,7 juta rekening sisanya tidak tercatat melakukan transaksi penerimaan bansos.

Lebih mengejutkan lagi, hampir 60 penerima diketahui memiliki saldo rekening di atas Rp50 juta, namun tetap masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Ini jelas menjadi perhatian. Bansos seharusnya menyasar masyarakat miskin dan rentan, bukan mereka yang secara finansial sudah mapan,” tambah Ivan.

Menanggapi temuan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq, meminta Kementerian Sosial meningkatkan koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan data penerima bansos lebih akurat dan tepat sasaran.

Ia juga menyorot adanya penerima bantuan yang diduga terlibat dalam praktik judi online.

“Sekali lagi saya minta agar Kementerian Sosial memastikan validasi data sebelum mencoret nama penerima bansos yang diduga terlibat dalam judi online,” ujarnya.

Maman menilai, momen ini sepatutnya dijadikan peluang untuk membenahi sistem penyaluran bansos sekaligus memberantas praktik perjudian online yang merusak tatanan sosial.

“Pemerintah harus segera menindak tegas dan memberi hukuman bagi yang terlibat, sehingga tidak ada lagi ruang bagi judi di Indonesia,” pungkasnya.

(dbm)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang5 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang9 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang34 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline44 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu