Realisasi Serapan Anggaran Pemkab Subang Belum Final

PASUNDANEKSPRES.ID - Angka realisasi serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang tahun anggaran 2025 masih dalam proses finalisasi.
Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang, Budhi Purnama menyampaikan, sejumlah kegiatan dengan sumber pendanaan non Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) belum seluruhnya masuk dalam sistem.
“Belum semua masuk, sehingga persentase total serapan anggaran secara keseluruhan belum dapat ditetapkan,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres, Rabu (7/1/2025).
Budhi menyebut, data yang tersedia saat ini baru bersifat parsial berdasarkan realisasi masing-masing perangkat daerah.
“Untuk total keseluruhan persentasenya saya belum dapat nilainya karena kegiatan non RKUD belum masuk. Yang sudah ada itu data per dinas saja, jadi persentase keseluruhan belum dapat ditentukan,” ujarnya.
Meski demikian, berdasarkan data sementara per Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sejumlah kecamatan mencatatkan serapan anggaran tertinggi.
Kecamatan Cikaum, Kecamatan Subang, dan Kecamatan Compreng sama-sama membukukan realisasi 97 persen, sehingga menjadi SKPD dengan capaian serapan anggaran paling optimal sejauh ini.
Sementara itu, pada daftar serapan terendah, tercatat Dinas Kesehatan dengan realisasi 79 persen, disusul Kecamatan Jalancagak sebesar 77 persen, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru mencapai 62 persen.
Namun demikian, BKAD menegaskan, angka tersebut masih berpotensi berubah seiring masuknya data anggaran non RKUD.
“Pemkab Subang menargetkan proses penginputan dan verifikasi seluruh realisasi anggaran dapat segera diselesaikan, sehingga evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan APBD dapat dilakukan secara akurat,” tutur Budhi.
Hasil evaluasi tersebut, kata Budhi, diharapkan menjadi dasar perbaikan tata kelola anggaran dan peningkatan kinerja pembangunan daerah pada tahun anggaran berikutnya. (cdp/ysp)
