Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Kembali Digelar di Subang

H
HubaEditor: Huba
|09:12 WIB
Bagikan:
Simulasi Program Makan Bergizi Gratis Kembali Digelar di Subang
SIMULASI: Simulasi program makan sehat bergizi gratis kedua di Subang yang dilaksanakan di SDN Cibitung 1, pada Rabu (6/11) secara resmi diluncurkan.

SUBANG-Simulasi program makan sehat bergizi gratis kedua di Subang yang dilaksanakan di SDN Cibitung 1, pada Rabu (6/11) secara resmi diluncurkan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Nunung Suryani menyebutkan, sebelumnya simulasi program makan bergizi gratis di Subang telah dilakukan di SDN Dangdeur 1 pada bulan September lalu selama satu bulan, dan akan kembali dilanjutkan pada bulan November ini. 

"Alhamdulillah, kalah dilihat dari outputnya ini cukup menggembirakan, salah satunya dilihat dari tingkat kehadiran siswa yang meningkat, karena senang ada makan siang gratis," ucapnya. 

Dirinya menambahkan, dari sisi kesehatan, khususnya gizi juga mengalami perkembangan yang cukup baik. Berat badan siswa mengalami peningkatan sebanyak hampir 2 kg, sedangkan untuk tinggi badan terdapat peningkatan hingga 1,3 cm. 

Selain itu, dari segi prestasi siswa juga terlihat terdapat perkembangan yang cukup baik yang terlihat dari nilai ulangan harian, yakni terdapat peningkatan 5 sampai dengan 10 poin. 

"Saat ini kita akan mulai dengan simulasi yang kedua yang dilaksanakan di 3 kecamatan, yaitu Ciater, Subang, dan Ciasem," ucapnya. 

Adapun sekolah dari masing-masing kecamatan, di antaranya SDN Cibitung 1 dan SDN Cibitung 2 dari Kecamatan Ciater, SDN Dangdeur 1 dan SDN Panembong dari Kecamatan Subang, serta SDN Sukahaji dan SDN Tunasjaya dari Kecamatan Ciasem. 

Penatapan lokasi program tersebut berdasarkan kriteria yang ditetapkan, diantaranya seperti angka partisipasi kasar yang masih rendah, kantung kemiskinan, dan kasus stunting. 

Nunung menyampaikan, total keseluruhan siswa yang akan diberikan makanan dari simulasi program sehat bergizi gratis ini, yaitu sebanyak 1.187 siswa selama 42 hari. 
Persiapan awal pun juga telah dilakukan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan siswa, serta nilai anak untuk menjadi pembandung setelah dilakukannya simulasi program tersebut. 

"Mudah-mudahan peningkatannya lebih besar dari sebelumnya, karena jangka waktunya lebih panjang, sehingga pada tahun 2025 ketika program ini berjalan normal tentu akan luar biasa," ucapnya.

Ia bilang untuk simulasi kedua ini, anggaran yang digunakan berasal dari APBD II.
"Kalau kemarin kita sumber anggarannya dari program CSR Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Forum BUMD, sekarang anggarannya bersumber dari APBD II," ucapnya. 

Ia berharap dengan adanya program ini, anak-anak di Kabupaten Subang dapat menjadi lebih cerdas, unggul, dan bersaing. 

Pj Bupati Subang, Dr. Imran yang turut hadir dan meresmikan peluncuran simulasi tersebut mengungkapkan alasan kenapa simulasi tersebut baru dapat dilakukan pada bulan November setelah diselenggarakan pada bulan September lalu.

"Kemarin pada saat kita melakukan perubahan anggaran untuk APBD Subang, saya menggagas supaya program ini bisa lanjut, hanya saja karena kita ada keterbatasan dalam perubahannya, makanya baru bulan November ini kita bisa lakukan lagi. Seharusnya sudah dari Oktober," ucapnya. 

Imran berharap dengan adanya program tersebut, ke depannya anak-anak di Kabupaten Subang dapat memiliki motivasi lebih untuk bersekolah, sebab menurut peninjauannya banyak anak-anak yang tidak dapat bekal dan uang jajan ketika di sekolah. 

"Harapan saya ke depan, dengan adanya program makan sehat bergizi ini, selain untuk meningkatkan gizi dari anak-anak, lebih dari itu saya sangat berharap menjadi motivasi bagi anak-anak untuk bersekolah," ucapnya. 

Oleh sebab itu, dirinya bilang program ini juga sekaligus sebagai salah satu upaya untuk menyiapkan generasi Indonesia selanjutnya yang berkualitas, sebab pada tahun 2035, Indonesia terutama Kabupaten Subang akan mendapatkan bonus demografi. 

"Saya harapkan kolaborasi dan kerja sama yang baik antar elemen masyarakat yang ada di Subang," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini5 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat6 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta6 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta6 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang8 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline8 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline8 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline9 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle10 jam lalu