Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

48 Rumah di Pasirmunjul Purwakarta Terdampak Pergerakan Tanah, 55 KK Terpaksa Mengungsi

E
EgiEditor: Egi
|19:53 WIB
Bagikan:
48 Rumah di Pasirmunjul Purwakarta Terdampak Pergerakan Tanah, 55 KK Terpaksa Mengungsi
Kondisi Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta yang mengalami bencana pergerakan tanah. Tampak beberapa rumah rusak parah.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspre)

PURWAKARTA-Bencana pergerakan tanah di Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta mengakibatkan 48 unit rumah terdampak dan memaksa sekitar 55 kepala keluarga mengungsi di sejumlah titik.

Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta pun berencana bakal merelokasi warga karena wilayah itu dinilai tak layak ditinggali disebabkan berada di zona rawan bencana.

Bencana tanah bergerak di Desa Pasirmunjul sudah terjadi sejak April 2025. Akan tetapi, peristiwa yang terjadi pada Rabu (11/6) malam, membuat ratusan warga yang tinggal di desa tersebut harus mengungsi.

Pasalnya, bencana pergerakan tanah itu merusak tempat tinggal mereka, bahkan ada yang sampai ambruk, rata dengan tanah.

Pantauan di lapangan, Kamis (12/6) pagi, beberapa mobil bak terbuka tampak mengantre di Kampung Cigintung. Mobil bak tersebut hendak mengangkut barang-barang milik warga yang terdampak.

Warga juga terlihat berbondong-bondong mengangkat barang berharga mereka yang masih bisa diselamatkan, mulai dari lemari, pakaian, kasur hingga sepeda motor.

Tak hanya rumah yang mengalami kerusakan, jalanan di kampung tersebut juga terlihat rusak parah. Mulai dari keretakan hingga amblas dengan kedalaman mencapai dua meter.

Salah seorang warga terdampak, Susilawati (34) menceritakan bahwa peristiwa bencana pergerakan tanah sudah terjadi sejak April 2025.

"Seminggu waktu bulan puasa itu sudah sempat kayak gini (pergerakan tanah, red), tapi cuman retak-retak, terus semalam makin parah, sekarang enggak bisa ditinggalin lagi, harus ngungsi," kata Susilawati.

Ia menyebutkan bahwa saat peristiwa terjadi terdengar suara gemuruh dan reruntuhan rumah warga.

"Saya dan warga lainnya langsung keluar dari rumah. Alhamdulillah pada selamat, kami juga sementara ada yang pindah ke GOR desa atau pindah ke saudara," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta, Heryadi Erlan menyebutkan, berdasarkan pendataan sementara, setidaknya ada 48 rumah yang rusak.

"Di mana, 25 di antaranya rusak parah, bahkan ada yang rata dengan tanah. Adapun untuk total warga terdampak belum terdata secara keseluruhan, namun tercatat ada 55 KK," ucapnya.

Ia menyebutkan, lokasi bencana di Kampung Cigintung dan Sukamulya ini sudah tidak dapat menjadi tempat tinggal.

"Memang ini lokasi rawan bencana pergerakan tanah, sudah tidak memungkinkan menjadi lokasi tempat tinggal, warga akan direlokasi, sementara mereka mengungsi ke sanak saudara," katanya.(add)

Berita Terbaru

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang9 menit lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang20 menit lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang45 menit lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang2 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional3 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang3 jam lalu
Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Peluang Usaha untuk Pekerja Kawasan Industri Subang, Cocok Buat Tambah Pemasukan

Lifestyle4 jam lalu
Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Lifestyle5 jam lalu