Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Andhika Surya Gumilar Minta Tenaga Kesehata Merata Hingga Pelosok

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:09 WIB
Bagikan:
Andhika Surya Gumilar Minta Tenaga Kesehata Merata Hingga Pelosok
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Andhika Surya Gumilar, menyoroti pentingnya pemerataan tenaga kesehatan hingga ke pelosok. (Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Andhika Surya Gumilar, meminta pemerintah untuk memberikan perhatian serius terhadap pemerataan distribusi tenaga kesehatan di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk daerah pelosok dan pedesaan yang hingga kini masih mengalami keterbatasan layanan.

Menurut Andhika, persoalan kesehatan bukan hanya soal pembangunan rumah sakit atau puskesmas, tetapi juga menyangkut ketersediaan sumber daya manusia yang melayani masyarakat secara langsung.

Ia menilai masih ada ketimpangan penempatan tenaga kesehatan antara wilayah perkotaan dan kawasan terpencil.

“Distribusi tenaga kesehatan harus lebih merata. Jangan sampai tenaga medis menumpuk di kota, sementara masyarakat di pelosok kesulitan mendapatkan pelayanan dasar,” ucap Andhika pada Rabu (22/4/2026).

Andhika menjelaskan, tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, dan tenaga kesehatan lingkungan memiliki peran vital dalam menjaga kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, penempatan mereka harus disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan hanya terpusat di wilayah dengan fasilitas lengkap.

Menurut Andhika, banyak masyarakat di daerah terpencil yang masih harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, layanan ibu dan anak, hingga penanganan darurat.

Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan besar dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kalau akses pelayanan terlalu jauh, masyarakat akan menunda berobat. Ini berisiko memperparah penyakit dan meningkatkan beban biaya pengobatan,” katanya.

Sebagai anggota Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, Andhika menilai pemerintah provinsi perlu berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan tenaga kesehatan di setiap wilayah.

Dengan data yang akurat, distribusi tenaga medis dapat dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain pemerataan tenaga kesehatan, ia juga mendorong adanya insentif khusus bagi tenaga medis yang bersedia bertugas di wilayah terpencil atau daerah dengan akses sulit.

Menurutnya, kebijakan tersebut penting agar tenaga kesehatan merasa dihargai dan termotivasi menjalankan tugas di lapangan.

“Tenaga kesehatan yang bertugas di pelosok perlu diberikan perhatian, baik insentif, fasilitas tempat tinggal, maupun dukungan sarana kerja yang memadai,” tegasnya.

Andhika juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan primer melalui puskesmas dan posyandu.

Ia menilai fasilitas kesehatan tingkat pertama harus diperkuat agar masyarakat tidak selalu bergantung pada rumah sakit di kota besar.

Menurutnya, jika tenaga kesehatan tersedia secara merata, maka program pencegahan stunting, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, serta penanganan penyakit menular dapat berjalan lebih optimal.

“Pelayanan kesehatan harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa melihat lokasi tempat tinggalnya. Warga di pelosok memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” pungkas Andhika Surya Gumilar.(hdi) 

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu