Flare dan Botol Pecah, Sisa Konvoi Persib Dibersihkan 69 Petugas DLH

PASUNDANEKSPRES.ID - Petugas DLH. (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Bandung bergerak cepat membersihkan puluhan ton sampah yang menumpuk usai konvoi kemenangan Persib Bandung pada Minggu (24/5/2026) dini hari. Lonjakan volume sampah terjadi di sejumlah ruas jalan protokol akibat euforia perayaan gelar juara liga tiga tahun beruntun.
Petugas DLH
Pembersihan difokuskan di beberapa titik konsentrasi massa, dengan kawasan Cikapayang menjadi salah satu lokasi dengan penumpukan sampah paling padat. Petugas menemukan volume sampah yang meningkat drastis hanya dalam satu malam.
“Kira-kira pukul 05.30 WIB, di area Cikapayang saja ditemukan enam karung sampah botol. Ini menjadi anomali karena jumlahnya sangat banyak dalam satu titik,” ujar Kepala DLH Kota Bandung, Darto.
Menurut petugas di lapangan, sampah didominasi material plastik bekas kemasan makanan dan minuman. Selain itu, ditemukan pula material berbahaya seperti sisa flare dan petasan yang berserakan di sepanjang jalur konvoi.
“Bekas flare saja kami dapat tiga karung besar di Cikapayang. Belum lagi sisa petasan atau mercon yang berserakan di sepanjang jalan,” jelas Darto.
Penumpukan sampah tersebar di enam titik utama, yakni kawasan Pendopo Kota Bandung, Cikapayang, Jembatan Layang Pasupati, Gedung Sate, Pusdai Bandung, hingga area Graha Persib.
Proses pembersihan sempat mengalami hambatan karena kerumunan massa masih bertahan hingga menjelang pagi bahkan siang hari.
“Ketika massa masih berkumpul, kami cukup kesulitan bergerak. Seperti di Cikapayang, pagi hari pun masih banyak yang belum bubar. Kami perkirakan massa baru akan beranjak sekitar pukul 15.00 WIB, setelah itu pembersihan baru bisa maksimal,” beber Darto.
Untuk menangani kondisi tersebut, DLH mengerahkan 69 petugas penyapu yang mulai bekerja sejak pukul 04.00 WIB. Operasi kebersihan juga didukung armada berupa dua sepeda motor sampah, lima mobil pikap, satu truk sampah, dan satu truk compactor.
DLH memperkirakan volume sampah sementara mencapai sekitar tujuh truk atau puluhan ton. Jumlah tersebut diprediksi masih dapat bertambah seiring rangkaian perayaan Bobotoh yang masih berlangsung.
Darto juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan selama merayakan kemenangan tim kebanggaan mereka.
“Silakan merayakan kemenangan, tapi jangan memecahkan botol. Botol utuh saja sudah sulit ditangani, apalagi yang pecah karena harus dipungut satu per satu. Saya berharap euforia ini tetap diiringi kesadaran menjaga lingkungan agar Bandung tetap nyaman bagi semua,” pungkasnya.
Data Operasional Petugas DLH Kota Bandung
| Keterangan | Data |
|---|---|
| Estimasi Volume Sampah | Puluhan ton (sekitar 7 truk) |
| Waktu Operasi Dimulai | Minggu, 24 Mei 2026 pukul 04.00 WIB |
| Personel Dikerahkan | 69 petugas penyapu |
| Armada Operasional | 2 motor sampah, 5 mobil pikap, 1 truk sampah, 1 truk compactor |
| Temuan Khusus | 3 karung besar bekas flare di Cikapayang |
| Hambatan Utama | Kerumunan massa bertahan hingga sore hari |
