Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kepala Sekolah SD dan SMP di Subang Sampaikan Harapan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

E
EgiEditor: Yusup Suparman
|04:59 WIB
Bagikan:
Kepala Sekolah SD dan SMP di Subang Sampaikan Harapan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Prof. Abdul Mu'ti

SUBANG-Kepala sekolah SD dan SMP di Subang berharap adanya banyak perubahan dalam berbagai aspek seiring dengan dibentuknya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Presiden Prabowo Subianto telah resmi menggantikan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

Prabowo pun menggantikannya dengan tiga menteri yang terbagi dalam tiga kementerian, salah satunya adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dipimpin oleh Prof. Abdul Mu'ti. 

Melihat perubahan tersebut, kepala sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Subang sontak memberikan pendapat dan harapannya.

Kepala SDN Pelita Karya, Dadan Hermawan mengaku dirinya memiliki harapan besar setelah adanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Dirinya berharap dengan adanya pemisahan secara spesifik, pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dapat memiliki perhatian lebih, terutama dalam sisi pembentukan moral, serta keahlian hidup dasar.

"Pergantian kepemimpinan di Kementerian Pendidikan yang sekaligus lebih fokus pada pendidikan dasar dan menengah saja bagi saya membawa harapan besar untuk mengembalikan pendidikan dasar kembali pada posisi yang seharusnya, yakni menjadikan sekolah dasar sebagai tempat membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keterampilan dasar hidup, sehingga anak-anak kita sejak dini memiliki kecakapan kehidupan, tidak hanya pandai dan cerdas," ucapnya. 

Menurutnya, selama ini banyak saja anak-anak yang cerdas dan berprestasi, akan tetapi memiliki masalah dengan keahlian hidup dasar dan moral. "Selama ini banyak anak-anak kita yang cerdas dan kaya prestasi, namun lemah dan terkesan miskin basic life skill apalagi rasa empati dan karakter diri. Hal ini terlihat dari kesiapan anak-anak hidup di keluarga dan masyarakat," ucapnya. 

Ia mencontohkan saat ini dirinya banyak menemukan anak yang memilih asyik menonton TV atau bermain gadget dibandingkan membantu orang tuanya mengerjakan pekerjaan rumah. Oleh karena itu, permasalahan tersebut baginya seharusnya menjadi fokus penting dalam pendidikan dasar dan menengah. 

Disamping itu, secara keseluruhan dengan adanya perubahan kepemimpinan di lingkup Kementerian Pendidikan, Dadan berharap efektivitas dan efisiensi pekerjaan administrasi yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah agar dapat lebih diperhatikan.

"Bagi guru dan kepala sekolah diharapkan adanya penyederhanaan administrasi pelajaran agar tak terlalu menyita waktu dan pikiran. Sehingga guru bisa lebih fokus pada kualitas tataran pelaksanaan pelayanan daripada kuantitas tumpukan kertas," ucapnya. 

Ia juga berharap pemenuhan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan harus mampu mengubah cara pandang dan pola pikir, tak sekedar membekali tentang pola ajar dan tehnik mendidik.

Selain Dadan, Kepala SMAN 4 Subang Supendi memiliki beberapa harapan kepada para menteri baru tersebut. Ia berharap agar permasalahan-permasalahan yang ada pada Kurikulum Merdeka dapat diperbaiki, salah satunya sistem PPDB.

"Semoga menteri yang baru bisa mengevalusi Kurikulum Merdeka antara lain permasalahan PPDB, terutama pada zonasi mohon prosentasenya diturunkan dan ditingkatkan jalur prestasi," ucapnya. 

Dirinya berharap rambu kenaikan kelas agar dapat diperjelas dan rambu pengangkatan kepala sekolah diperbaiki.  Terakhir, dengan adanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dirinya juga berharap dapat dimaksimalkan dalam hal pengawasan.

"Maksimumkan internal Kemendikdasmen dalam pengawasan internal. Jika ada kesalahan di sekolah, tidak langsung ke aparat penegak hukum. Fungsi inspektorat dan direktorat maksimumkan," ucapnya.(fsh/sep)

Berita Terbaru

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional46 menit lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional1 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle2 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat2 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang3 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle3 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional4 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta5 jam lalu