Apakah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum? Ini Penjelasan Lengkapnya!

PASUNDANEKSPRES.ID - Pertanyaan “Apakah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum?” sering muncul setiap bulan Ramadan. Banyak orang mengira bahwa ketika waktu imsak tiba, maka sahur harus langsung dihentikan. Padahal, pemahaman tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Agar tidak salah kaprah, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Apa Itu Imsak?
Secara bahasa, kata imsak berasal dari bahasa Arab yang berarti “menahan”. Dalam konteks puasa Ramadan, imsak adalah waktu pengingat beberapa menit sebelum azan Subuh berkumandang.
Di Indonesia, jadwal imsak umumnya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum waktu Subuh. Tujuannya bukan untuk mengharamkan makan dan minum, melainkan sebagai peringatan agar umat Muslim bersiap-siap mengakhiri sahur sebelum masuk waktu puasa.
Jadi, imsak bukanlah tanda resmi dimulainya puasa.
Apakah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum?
Jawabannya: masih boleh.
Puasa secara syariat dimulai sejak terbitnya fajar, yang ditandai dengan azan Subuh. Selama azan Subuh belum berkumandang, seseorang tetap diperbolehkan makan dan minum meskipun waktu imsak sudah masuk.
Artinya, jika Anda masih minum atau menghabiskan makanan saat imsak dan waktu Subuh belum tiba, maka puasa tetap sah.
Namun, para ulama menganjurkan untuk berhenti makan dan minum beberapa menit sebelum Subuh sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak melewati batas waktu tanpa disadari.
Bagaimana Jika Masih Makan Saat Azan Subuh?
Jika seseorang masih makan atau minum ketika azan Subuh sudah berkumandang, maka puasanya berpotensi batal karena waktu puasa telah dimulai.
Akan tetapi, ada pengecualian jika hal tersebut terjadi karena:
- Tidak sengaja
- Tidak mengetahui bahwa waktu Subuh sudah masuk
Dalam kondisi seperti ini, hukumnya bisa berbeda tergantung situasi dan pemahaman masing-masing. Karena itu, penting untuk memperhatikan jadwal salat dengan baik.
Dalil Tentang Batas Waktu Sahur
Penjelasan mengenai awal waktu puasa dapat ditemukan dalam berbagai referensi ulama, salah satunya dalam kitab Al-Iqna' karya Ali bin Muhammad Al-Mawardi. Disebutkan bahwa waktu puasa dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Selain itu, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 187 yang artinya:
“Dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam.”
Ayat ini menegaskan bahwa batas akhir sahur adalah saat terbitnya fajar, bukan saat imsak.
Jadi, menjawab pertanyaan “Apakah Imsak Masih Boleh Makan dan Minum?”
- Masih boleh makan dan minum saat imsak.
- Puasa dimulai ketika azan Subuh berkumandang.
- Dianjurkan berhenti lebih awal agar lebih tenang dan tidak terburu-buru.
Dengan memahami hal ini, semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih yakin dan sesuai tuntunan.
