Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gegara Ulah Manusia, Ikan Pari Jawa Resmi Punah

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|09:25 WIB
Bagikan:
Gegara Ulah Manusia, Ikan Pari Jawa Resmi Punah
Ilustrasi ikan pari (dok.unsplash.com/@balderromey)

PASUNDAN EKSPRES - Ikan Pari Jawa jadi spesies ikan pertama di dunia yang resmi dinyatakan punah akibat ulah manusia, mengutip dari laman Reef Builders. Ikan Pari Jawa merupakan kerabat ikan pari yang memilki nama ilmiah Urolophus javanicus. 

Spesies ikan pari super langka ini telah dinyatakan punah setelah tim internasional yang dipimpin oleh Charles Darwin University (CDU) di Australia melakukan penilaian. 

Kabar punahnya Ikan Pari Jawa ini pertama kali muncul saat International Union for Conservation of Nature (IUCN) merilis Red List of Threatened Species atau daftar spesies terancam punah, yang diperbarui pada 11 Desember 2023.

Para ilmuwan dan peneliti lingkungan melaporkan bahwa ikan pari Jawa secara resmi dianggap telah punah akibat aktivitas perburuan yang tidak bertanggung jawab.

Kandidat PhD dari CDU dan penilai utama, Julia Constance mengatakan sejumlah masalah telah berkontribusi pada hilangnya ikan pari jawa.

"Penangkapan ikan secara intensif dan umumnya tidak diatur, kemungkinan besar menjadi ancaman utama yang mengakibatkan berkurangnya populasi ikan pari jawa di mana hasil tangkapan ikan di pesisir Laut Jawa sudah menurun sejak 1870-an," katanya yang mengutip dari IDN Times. 

Menurut dia, pesisir utara Jawa, terutama di wilayah Teluk Jakarta yang menjadi habitat spesies ini tinggal kini telah berubah menjadi kawasan industri besar. 

Oleh sebab itu, habitat asli Ikan Pari Jawa telah hilang dan mengalami degradasi jangka panjang. Sehingga dampaknya cukup parah hingga menyebabkan kepunahan spesies tersebut. 

Penyebab utama kepunahan Iakn Pari Jawa adalah akibat eksploitasi berlebihan dan ilegal terhadap fauna yang satu ini. 

Perburuan yang tidak terkendali untuk memenuhi permintaan pasar, terutama untuk sirip ikan, telah memangkas populasi ikan pari Jawa menjadi titik tanpa harapan.

Semantara itu, fauna ini juga dikenal sebagai Stingaree Jawa, yang merupakan ikan pari unik seukuran piring makan. 

Tidak ada spesies serupa di Jawa dan fakta bahwa ia belum ditemukan selama survei yang tak terhitung jumlahnya, semakin menegaskan kepunahannya.

Meski beberapa upaya pelestarian telah dilakukan, namun sudah terlambat untuk menyelamatkan spesies yang sudah nyaris punah ini.

Dampak dari kehilangan ikan pari Jawa sangat besar. Karena spesies ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut di sekitar Jawa. 

Kehadirannya bukan hanya sebagai bagian dari keindahan bawah laut, tetapi juga dalam menjaga populasi beberapa spesies lain yang dapat berdampak pada ketahanan ekosistem perairan.

Ketidakberdayaan masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi perburuan ilegal menjadi pelajaran berharga. 

Organisasi lingkungan dan aktivis menyuarakan perlunya penegakan hukum yang lebih ketat, edukasi masyarakat, serta langkah-langkah konservasi yang lebih agresif untuk melindungi spesies lain yang masih dapat diselamatkan.

Dilansir dari mongabay.co.id, sebelum disimpulkan punah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) lebih dulu melakukan penelitian lebih dari 20 tahun lalu terhadap Pari di Indonesia. 

Salah satu spesies yang ikut diteliti, adalah Pari Jawa, yang hanya pernah ditemukan sekali.

Peneliti dari Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRO BRIN) Fahmi, membenarkan bahwa saat ini Pari Jawa sudah dinyatakan punah dan diakui secara resmi oleh the International Union for Conservation of Nature (IUCN). 

(nym)

Berita Terbaru

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN, Cari Bukti Kasus Suap HGB Summarecon

Nasional7 menit lalu
Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle1 jam lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional12 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang12 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang12 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang13 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional14 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang15 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional15 jam lalu