Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Keluarga Ceritakan Proses Syuting Film Vina: Sebelum 7 Hari Sempat Mendapat Intimidasi oleh Seseorang

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:34 WIB
Bagikan:
Keluarga Ceritakan Proses Syuting Film Vina: Sebelum 7 Hari Sempat Mendapat Intimidasi oleh Seseorang
Keluarga menceritakan proses syuting film Vina: Sebelum 7 Hari di podcast Denny Sumargo. (Foto: Screenshot YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

PASUNDAN EKSPRES - Di balik penayangan film Vina: Sebelum 7 Hari yang berjalan lancar, terselip kisah menarik saat proses syuting film ini menurut keluarga Vina.

Kasus pembunuhan Vina di Cirebon kembali menjadi sorotan masyarakat setelah film Vina: Sebelum 7 Hari ditayangkan di bioskop.

Diketahui, kasus pembunuhan Vina ini sempat viral pada tahun 2016 dimana Vina dan kekasihnya, Eky tewas dibunuh oleh sekelompok geng motor di Kec. Talun, Kab. Cirebon, Jawa Barat.

BACA JUGA:Keluarga Akui Pernah Tolak Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon Dijadikan Film

Menurut penuturan keluarga Vina, sampai saat ini masih ada tiga pelaku yang masih buron dari 11 pelaku pembunuhan yang masih dalam pengejaran polisi.

Oleh karena itu, pihak keluarga Vina berharap ditayangkannya film Vina: Sebelum 7 Hari dapat mengungkap ketiga pelaku yang masih buron itu agar kasus ini tidak dilupakan oleh masyarakat.

Kakak dari mendiang Vina, Marliyana menceritakan bahwa proses syuting film tersebut sempat mendapat intimidasi dari salah satu pihak yang tidak bisa disebutkan namanya.

Hal ini ia ungkapkan dalam podcast Denny Sumargo dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, dimana pihak keluarga Vina yaitu ayah, ibu dan kakak dari mendiang Vina menjadi bintang tamu dalam podcast tersebut.

BACA JUGA:Film Vina: Sebelum 7 Hari Jadi Perhatian, Keluarga Vina Ungkap Kisah Sebenarnya

"Sempat ada ketakutan juga, karena memang waktu syuting itu ada yang dateng, dari salah satu apa yaa," ucap Marliyana sambil ragu.

Menurut Marliyana, pihak tersebut mengatakan bahwa film tersebut akan membuat nama seseorang menjadi buruk di mata masyarakat.

Namun, dia membela bahwa hal tersebut telah benar dan menyampaikan sesuai dengan kejadian sebenarnya, tanpa dikurangi atau dilebihkan.

"Ngapain dibikin film, itu bikin nama jelek katanya," ujarnya.

"Saya bilang, saya gak bikin nama jelek, saya bicara sebenarnya, jelek dimananya saya bilang. Saya ngomong gak dikurangin gak dilebihin, kalo gak mau dinilai jelek, ya tunjukkin dong pelakunya siapa," lanjutnya.

Ibu dari Vina juga membenarkan kejadian tersebut yang mempertanyakan mengapa kasus anaknya ingin dijadikan film.

"Ngomong katanya, kenapa ibu mau, uang segitu cepet habis, Bu," ucap ibu dari Vina.

Meski sempat mengalami intimidasi selama proses syuting, pihak keluarga Vina kini tidak lagi mendapat teror apapun dari orang asing. (inm)

Berita Terbaru

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta11 menit lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline13 menit lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta15 menit lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta20 menit lalu
ADVERTISEMENT
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional20 menit lalu
Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Perpres Ojol Terbit, Transparansi Tarif dan Perlindungan Driver Jadi Sorotan

Nasional21 menit lalu
Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Bangunan Ritel Modern Pamekasan Dibongkar Sebelum Beroperasi, Disaksikan Ratusan Alumni Pesantren

Nasional24 menit lalu
Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Dandim Subang Kumpulkan 153 Manager KDKMP, Tekankan Koperasi Harus Beri Manfaat ke Warga

Subang27 menit lalu
Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Bulog Subang Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Subang29 menit lalu
Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Bupati Purwakarta Om Zein Tekankan Pemenuhan Syarat dalam Pembangunan Rumah Ibadah

Headline33 menit lalu