Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waspada Musim Hujan, Kenali Penyakit yang Rentan Muncul dan Cara Pencegahannya

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|15:03 WIB
Bagikan:
Waspada Musim Hujan, Kenali Penyakit yang Rentan Muncul dan Cara Pencegahannya
Penyakit yang umum terjadi saat musim hujan - /.halodoc.com/

PASUNDANEKSPRES.ID - Sobat waspada musim hujan, saat memasuki penghujan ini, risiko terserang berbagai penyakit cenderung meningkat.

Curah hujan yang tinggi, suhu udara yang lebih dingin dan lembap, serta munculnya genangan air hingga banjir dapat menciptakan lingkungan ideal bagi berkembangnya bakteri, virus, dan vektor penyakit.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih waspada terhadap sejumlah penyakit yang sering muncul di musim hujan. Dengan mengenali jenis penyakit dan cara pencegahannya, risiko sakit dapat diminimalkan sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar.

Penyakit yang umum terjadi saat musim hujan 

1. Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini berkembang biak di tempat-tempat genangan air bersih, seperti bak mandi, ember, pot tanaman, hingga kaleng bekas. Gigitan nyamuk betina dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, hingga pendarahan.

Pencegahan:

Menghindari genangan air dengan rutin menguras dan menutup tempat penampungan air

Menggunakan obat anti nyamuk, baik lotion, spray, maupun kelambu saat tidur

Memakai pakaian panjang untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk

2. Flu dan Pilek

Perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam di musim hujan dapat menurunkan daya tahan tubuh. Kondisi ini membuat virus flu dan pilek lebih mudah menyerang. Penularannya bisa terjadi melalui udara maupun kontak langsung dengan penderita.

Pencegahan:

Menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun

Menggunakan masker, terutama saat berada di keramaian atau ketika sedang sakit

Meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan minum air putih yang cukup

3. Diare dan Penyakit Saluran Pencernaan

Banjir dan limpahan air hujan dapat mencemari sumber air bersih. Kondisi ini memudahkan penyebaran bakteri penyebab diare, seperti E. coli dan Salmonella. Konsumsi makanan atau air yang tidak higienis menjadi faktor utama pemicunya.

Pencegahan:

Memasak makanan hingga matang sempurna

Mencuci tangan dengan sabun setelah dari toilet dan sebelum makan

Mengonsumsi air yang sudah dimasak atau air minum kemasan yang terjamin kebersihannya

4. Penyakit Kulit

Air hujan yang tergenang sering membawa kuman, bakteri, dan jamur yang dapat memicu penyakit kulit, seperti infeksi jamur dan dermatitis. Kondisi kulit yang lembap akibat pakaian basah juga dapat memperparah iritasi.

Pencegahan:

Segera mandi dan membersihkan tubuh setelah terkena air hujan

Mengganti pakaian basah dengan pakaian kering

Menggunakan salep atau krim antijamur jika diperlukan

5. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, yang biasanya terdapat pada urine hewan, terutama tikus. Penyakit ini sering menyebar melalui air banjir atau genangan yang terkontaminasi.

Pencegahan:

Menghindari kontak langsung dengan air banjir

Menggunakan alas kaki tertutup jika terpaksa melewati genangan air

Menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat

Melakukan vaksinasi leptospirosis pada hewan peliharaan

6. Tipes (Demam Tifoid)

Tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan air yang tercemar. Di musim hujan, sanitasi yang kurang baik dapat meningkatkan risiko penularan penyakit ini.

Pencegahan:

Mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis

Mencuci tangan secara rutin, terutama sebelum makan

Memastikan air yang digunakan aman untuk keperluan sehari-hari


Musim hujan memang membawa banyak manfaat bagi kehidupan, namun juga meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta menerapkan langkah pencegahan yang tepat, anda dapat tetap sehat dan beraktivitas dengan nyaman selama musim hujan.

Tetap waspada, jaga kesehatan, dan nikmati musim hujan dengan aman! 

Berita Terbaru

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang4 menit lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta9 menit lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang1 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline2 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline2 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle3 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline5 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline5 jam lalu