Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ada Kelompok ISIS di Balik Penembakan Massal di Rusia

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:52 WIB
Bagikan:
Ada Kelompok ISIS di Balik Penembakan Massal di Rusia
Bunga untuk Memberikan Penghormatan Korban Penembakan Massal di Rusia. (Sumber Foto: OLGA MALTSEVA/AFP/FP)

PASUNDAN EKSPRES - Insiden tragis berupa penembakan massal di Rusia pada Jumat, 22 Maret 2024 telah menyebabkan kematian ratusan orang. Kelompok ISIS mengklaim bertanggungjawab atas insiden ini.

Kronologi awal mula dari kejadian penembakan massal di Rusia ini yakni ketika sekelompok individu melancarkan serangan tanpa ampun.

Mengutip dari BBC, awalnya, lebih dari 6.000 orang Rusia berkumpul di kompleks ritel dan konser di Balai Kota Crocus untuk menyaksikan konser Picnic.

Namun, suasana berubah menjadi mencekam ketika orang-orang bersenjata mulai memasuki lobby kompleks dan menyerbu tempat konser tersebut.

BACA JUGA:Warga Gaza Makan Tanaman Liar akibat Bencana Kelaparan yang semakin Mengerikan

BACA JUGA:Prancis Meningkatkan Peringatan Kewaspadaan Teror ke Level Tertinggi, Pasca Penembakan Moskow

Menurut saksi mata, penyerangan tersebut hanya terjadi selama beberapa menit sebelum band Picnic tampil di atas panggung dan mengatakan bahwa penyerang menyerang serambi dan menembakkan peluru saat penjaga keamanan sedang bertugas di pintu masuk pusat.

Selang beberapa saat kemudian, terjadi kebakaran yang diduga dimulai ketika para penyerang sedang melemparkan bom molotov. Seketika api membesar dan asap hitam pun membubung di langit.

BACA JUGA:Rekam Jejak Sukses Vladimir Putin di Pemilu Rusia 2024

Maria Zakharova, selaku Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan "serangan teroris berdarah" yang harus "dikutuk".

Sementara itu, pemerintah Ukraina menyangkal keterlibatannya dalam isiden tragis tersebut dan Mykhailo Podolyak selaku penasihat Presiden Ukraina mengatakan bahwa keputusan mengenai segala hal akan ditentukan di medan perang.

(pm)

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle46 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional59 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu