Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Gaza Makan Tanaman Liar akibat Bencana Kelaparan yang semakin Mengerikan

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:23 WIB
Bagikan:
Warga Gaza Makan Tanaman Liar akibat Bencana Kelaparan yang semakin Mengerikan
Warga Gaza Makan Tanaman Liar akibat Bencana Kelaparan yang semakin Mengerikan (Image From: Asharq Al-Awsat)

PASUNDAN EKSPRES - Warga Gaza makan tanaman liar karena bencana kelaparan yang semakin mengerikan. Ketika Dewan Keamanan PBB mengeluarkan permintaan untuk gencatan senjata mendesak di Gaza karena kekhawatiran akan meningkatkan kelaparan. Warga sipil di wilayah tersebut bahkan mulai mencari tanaman hijau liar yang dikenal sebagai Khobiza karena sumber makanan mereka semakin terbatas. 

Warga Gaza Makan Tanaman Liar 

Hal tersebut adalah sebuah pengingat mengenai penderitaan yang terjadi di daerah kantong Palestina setelah selama lima bulan terjadinya perang yang dimulai pada 7 Oktober tahun lalu.

Selama periode tersebut, militan Hamas dilaporkan menewarkan 1.200 orang dan menyander 253 orang. Sementara, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 32.000 warga Palestina. 

"Sepanjang hidup kami - bahkan selama perang (sebelumnya) - kami belum pernah makan Khobiza," kata seorang wanita Palestina, Maryam Al-Attar, dikutip Reuters, Selasa (26/3/2024). 

"Anak-anak perempuan saya berkata kepada saya, 'Kami ingin makan roti, ibu'. Hati saya hancur untuk mereka," tambahnya. 

BACA JUGA: Rekam Jejak Sukses Vladimir Putin di Pemilu Rusia 2024

BACA JUGA: Islam Khalilov, Pahlawan Cilik yang Selamatkan Ratusan Orang dari Penembakan Massal di Moskow

Maryam juga mengatakan bahwa ia tidak dapat menemukan makanan yang cukup bagi anak-anaknya. Ia memutuskan untuk mengumpulkan beberapa tanaman Khobiza. Ia mengungkapkan bahwa bisa saja di masa depan tanaman Khobiza habis, dan mereka akan kebingungan untuk mencari bantuan lainnya. 

Di saat mereka yang seharusnya menjalankan ibadah puasa Ramadan, warga Palestina mengalami penderitaan. Mereka seharusnya merayakan makan malam besar bersama keluarga dan menonton acara televisi khusus seperti jutaan Muslim lainnya di seluruh dunia.

Menurut pengawas kelaparan dunia yang dikenal sebagai Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC), kelaparan diperkirakan akan segera terjadi di Gaza utara dan berpotensi menyebar ke seluruh wilayah kantong pada bulan Mei mendatang. Peringatan tersebut dikeluarkan pada tanggal 18 Maret.

Kekhawatiran tentang keterbatasan Khobiza semakin meningkat ketika ketidakpastian terkait pengiriman bantuan semakin mengkhawatirkan. Selain itu, upaya mediator untuk mengurangi kesenjangan antara Israel dan Hamas dalam hal gencatan senjata dan pembebasan para sandera juga menambah tingkat ketidakpastian yang ada.

(ipa)

Berita Terbaru

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline12 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang30 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional50 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline54 menit lalu
ADVERTISEMENT
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu