Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Benarkah PPDB Zonasi Akan Dihapus? Ini Kata Mendikdasmen

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:34 WIB
Bagikan:
Benarkah PPDB Zonasi Akan Dihapus? Ini Kata Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti (Foto: laman Kemendikbud)

PASUNDAN EKSPRES - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkap nasib sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026.

Sebelumnya, Abdul Mu'ti memberi bocoran adanya kebijakan baru soal PPDB tahun ajaran 2025/2026 yang akan menghapus istilah zonasi.

"Sekedar bocoran, nanti kata-kata 'zonasi' tidak ada lagi, diganti dengan kata lain. Kata lainnya apa? Tunggu sampai keluar (pengumuman)," ungkap Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (20/1).

Mu'ti menyampaikan pihaknya telah selesai melakukan kajian mengenai pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan sudah diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretariat Kabinet.

"Soal nanti zonasi seperti apa, kami sudah menyiapkan semua skenarionya dan skenario itulah nanti kami sampaikan pada saat sidang kabinet," ujarnya.

"Jadi kita tetap menyiapkan skenarionya, soal nanti itu dipakai atau tidak tergantung rapat kabinet," tambahnya.

Adapun keputusan terkait sistem zonasi dalam PPDB akan dibahas pada sidang kabinet yang dijadwalkan hari ini, Rabu 22 Januari 2025 bersama Presiden Prabowo Subianto.

Oleh karena itu, Mu'ti meminta siswa, guru, dan masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi sesuai arahan dan kebijakan Presiden Prabowo.

Dengan diputuskannya kebijakan tersebut, pihaknya dapat segera mensosialisasikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan sistem baru PPDB zonasi ini.

"Mudah-mudahan, sehingga nanti bisa segera kami sampaikan ke masyarakat untuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan sosialisasi kepada semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan sekolah tentu saja," pungkasnya. (inm)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini3 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat5 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta5 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta5 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang6 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline6 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline7 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline7 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle8 jam lalu