Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Biden: Amerika Serikat akan Menahan Senjata dari Israel jika Menyerang Rafah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:09 WIB
Bagikan:
Biden: Amerika Serikat akan Menahan Senjata dari Israel jika Menyerang Rafah
Biden: Amerika Serikat akan Menahan Senjata dari Israel jika Menyerang Rafah (Image From: Rolling Stone)

PASUNDAN EKSPRES - Amerika Serikat akan menahan senjata dari Israel jika menyerang Rafah. Presiden Joe Biden secara terbuka memberi peringatakan kepada Israel bahwa Amerika Serikat akan menghentikan pasokan senjata jika pasukan Israel melancarkan invasi besar-besaran ke kota Rafah di Gaza selatan yang dihuni oleh banyak pengungsi. 

Amerika Serikat akan Menahan Senjata dari Israel

"Saya tegaskan bahwa jika mereka masuk ke Rafah..., saya tidak akan memasok senjata yang selama ini digunakan untuk menangani Rafah, untuk menangani kota-kota - yang menangani masalah itu," kata Biden yang dikutip dari Reuters, Kamis, (9/5/2024). 

Komenter yang disampaikan oleh Biden merupakan pernyataan publik terkuatnya hingga saat ini dalam upayanya untuk mencegah serangan Israel terhadap Rafah, dan juga menyoroti ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu terkuatnya di Timur Tengah.

Biden mengaku bahwa senjata yang disuplai oleh AS telah digunakan oleh Israel dalam serangan di Gaza. Israel telah melancarkan serangan selama tujuh bulan dengan tujuan untuk menghancurkan Hamas.

BACA JUGA: AstraZeneca akan Menarik Vaksin COVID-19 secara Global, Buntut Kasus tentang Efek Samping yang Berbahaya?

BACA JUGA: Trending "ALL EYES ON RAFAH" di X: Sindir Media Internasional yang "Tutup Mata" atas Serangan Militer Israel

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, kampaye Israel tersebut telah menyebabkan tewasnya 34 ribu warga Palestina yang sebagian besar adalah warga sipil. 

"Dalam serangan-serangan tersebut, warga sipil di Gaza telah tewas karena dampak bom-bom dan metode lain yang digunakan untuk menargetkan pusat-pusat penduduk," ujar Kementerian Kesehatan Gaza ketika ditanya tentang pengiriman bom berat 2.000 pon ke Israel.

Seorang pejabat senior Amerika Serikat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa pemerintah AS telah melakukan tinjauan yang cermat terhadap pengiriman senjata yang mungkin akan digunakan di Rafah, dan sebagai hasilnya, pengiriman sejumlah 1.800 bom berat 2.000 pon (907 kg) dan 1.700 bom berat 500 pon telah dihentikan.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan AS untuk menunda pengiriman senjata, meskipun ia tidak yakin bahwa Amerika Serikat akan sepenuhnya menghentikan pasokan senjata ke Israel atau tidak. 

Israel melakukan serangan terhadap Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan, pada minggu ini.

Namun, Biden mengatakan bahwa ia tidak menganggap serangan tersebut sebagai invasi skala penuh karena tidak menargetkan pusat-pusat populasi.

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang7 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu