Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Breaking! Rupiah Hari Ini 24 April 2026, Ini Sektor yang Paling Diuntungkan

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:30 WIB
Bagikan:
Breaking! Rupiah Hari Ini 24 April 2026, Ini Sektor yang Paling Diuntungkan
Breaking! Rupiah Hari Ini 24 April 2026, Ini Sektor yang Paling Diuntungkan

PASUNDAN EKSPRES.ID - Perkembangan rupiah hari ini menjadi sorotan pelaku pasar dan dunia usaha pada Jumat, 24 April 2026.

Nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kecenderungan menguat tipis, meskipun masih dibayangi tekanan global.

Kondisi ini memberikan dampak yang cukup luas terhadap berbagai sektor usaha di Indonesia.

Pergerakan Rupiah Hari Ini 24 April 2026

Berdasarkan data terbaru, rupiah hari ini tercatat menguat tipis di kisaran Rp17.280 hingga Rp17.284 per dolar AS. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya rupiah berada di level sekitar Rp17.286 per dolar AS. 

Selain itu, data pasar juga menunjukkan bahwa pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang sekitar Rp17.269 hingga Rp17.338 per dolar AS di pasar global. 

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (JISDOR) pada 23 April 2026 tercatat di level Rp17.308 per dolar AS, yang menunjukkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir sebelum akhirnya stabil pada rupiah hari ini. 

Penguatan terbatas pada rupiah hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti intervensi Bank Indonesia, meredanya ketegangan geopolitik, serta sentimen pasar global yang mulai stabil.

Namun demikian, tekanan dari kenaikan harga minyak dunia dan suku bunga global masih menjadi tantangan utama bagi pergerakan rupiah.

Faktor yang Mempengaruhi Rupiah Hari Ini

Pergerakan rupiah hari ini tidak terlepas dari dinamika global dan domestik. Salah satu faktor utama adalah ketidakpastian geopolitik, khususnya terkait konflik di Timur Tengah yang memengaruhi arus modal global. 

Selain itu, kebijakan suku bunga global juga turut memengaruhi rupiah. Ketika suku bunga di Amerika Serikat tetap tinggi, aliran modal cenderung keluar dari negara berkembang seperti Indonesia, sehingga memberi tekanan pada nilai tukar. 

Dari sisi domestik, intervensi Bank Indonesia menjadi salah satu penopang utama stabilitas rupiah hari ini.

Bank sentral secara aktif menjaga volatilitas agar tidak terlalu tinggi demi menjaga kepercayaan pasar.

Dampak Rupiah Hari Ini ke Sektor Usaha

Pergerakan rupiah hari ini memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor usaha di Indonesia. Berikut beberapa sektor yang paling terdampak:

1. Sektor Impor

Nilai rupiah hari ini yang masih berada di kisaran Rp17.000-an per dolar AS membuat biaya impor tetap tinggi.

Perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor harus menanggung biaya produksi yang lebih mahal, yang berpotensi menaikkan harga jual produk.

2. Sektor Ekspor

Di sisi lain, pelemahan relatif rupiah saat ini justru memberikan keuntungan bagi eksportir. Produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional karena harga dalam dolar menjadi lebih murah. Hal ini berpotensi meningkatkan kinerja sektor ekspor, terutama komoditas seperti batu bara, sawit, dan logam.

3. Sektor UMKM

Bagi pelaku UMKM, kondisi rupiah saat ini memiliki dampak ganda. UMKM yang bergantung pada bahan impor akan tertekan, sementara UMKM berbasis ekspor atau pariwisata justru bisa mendapatkan keuntungan dari pelemahan rupiah.

4. Sektor Properti dan Konstruksi

Pergerakan rupiah hari ini juga memengaruhi sektor properti. Harga bahan bangunan impor seperti baja dan mesin konstruksi cenderung meningkat, sehingga dapat menekan margin keuntungan pengembang.

5. Sektor Keuangan dan Investasi

Di sektor keuangan, stabilitas rupiah hari ini menjadi faktor penting bagi investor. Fluktuasi yang tinggi dapat menurunkan minat investasi asing. Sebaliknya, stabilitas rupiah akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar Indonesia.

Meski rupiah hari ini menunjukkan penguatan tipis, prospek ke depan masih penuh tantangan.

Tekanan global seperti konflik geopolitik, harga energi, serta kebijakan moneter negara maju masih menjadi faktor utama yang harus diwaspadai.

Namun demikian, Bank Indonesia diperkirakan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai kebijakan, termasuk intervensi pasar dan pengelolaan suku bunga.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga pergerakan rupiah hari ini tetap stabil dalam jangka menengah.

Berita Terbaru

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle5 menit lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang12 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional13 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang14 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu