Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dampak Perayaan Diwali pada Kualitas Udara di New Delhi, Polusi dan Kabut Asap Memperparah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|08:07 WIB
Bagikan:
Dampak Perayaan Diwali pada Kualitas Udara di New Delhi, Polusi dan Kabut Asap Memperparah
Dampak Perayaan Diwali pada Kualitas Udara di New Delhi, Polusi dan Kabut Asap Memperparah (Image From: Business Today)

PASUNDAN EKSPRES -  Dampak perayaan Diwali pada kualitas udara di New Delhi. New Delhi menduduki peringkat teratas sebagai kota yang paling tercemar di dunia setelah para pengunjung yang menentang larangan penggunaan petasan untuk merayakan Diwali, telah mendorong kualitas udara ke tingkat yang berbahaya.

Kabut asap tebal menyelimuti ibukota India, bahkan istana kepresidenan di distrik pusat dan taman-taman ikut terkena dampak. 

Dampak Perayaan Diwali pada Kualitas Udara di New Delhi

Menurut perusahaan Swiss IQ Air sebagai perusahaan yang mengkategorikan polusi sebagai yang berbahaya mengatakan bahwa indeks kualitas udara mencapai 348. Hal tersebut tentunya membuat Delhi menjadi kota paling tercemar di dunia. 

Meskipun pejabat setempat telah melarang penggunaan petasan selama Diwali dan musim dingin dalam beberapa tahun terakhir sesuai perintah Mahkamah Agung, mereka masih kesulitan menegakkan larangan ini, meskipun ada ancaman hukuman penjara.

BACA JUGA: Korban Tewas akibat Banjir di Spanyol Meningkat menjadi 158 Orang

BACA JUGA: Spanyol Melawan Bencana Banjir yang Paling Mematikan, 95 Orang Tewas

Beberapa kelompok Hindu menyatakan bahwa larangan tersebut mengganggu perayaan festival. Namun, pemerintah Delhi telah membantah hal tersebut, dan menjelaskan bahwa larangan itu bertujuan untuk melindungi nyawa.

Selain itu, kabut asap pada hari Jumat juga disebabkan oleh pembakaran limbah di lahan pertanian di India utara, yang membuat kualitas udara semakin buruk di awal musim dingin. Udara dingin dan tebal membuat polutan terperangkap dari berbagai sumber.

(ipa)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle26 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu