Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPR AS masih Tak Berniat Mendukung Kamala Harris, ingin Menunggu Kebijakan-kebijakannya

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:46 WIB
Bagikan:
DPR AS masih Tak Berniat Mendukung Kamala Harris, ingin Menunggu Kebijakan-kebijakannya
DPR AS masih Tak Berniat Mendukung Kamala Harris, ingin Menunggu Kebijakan-kebijakannya (Image From: The Guardian)

PASUNDAN EKSPRES - DPR AS masih tak berniat mendukung Kamala Harris. Langkah Wakil Presiden Kamala Harris untuk menjadi calon utama Partai Demokrat di pemilihan presiden mendatang telah memberikan semangat baru bagi kampanye partainya.

Hal ini terjadi di tengah persaingan yang sengit melawan mantan Presiden Donald Trump dari Partai Republik.

Meskipun demikian, terdapat beberapa anggota parlemen yang menyatakan tidak akan mendukung Kamala Harris jika ia berhasil memenangkan kursi kepresidenan. 

DPR AS masih Tak Berniat Mendukung Kamala Harris 

Dalam 35 pertarungan pemilu yang kompetitif untuk menentukan kendali atas 435 kursi DPR AS pada pemilu 5 November mendatang, terdapat 12 kandidat petahana atau penantang dari Partai Demokrat yang sejauh ini belum memberikan dukungan kepada Wakil Presiden Kamala Harris

Berdasarkan informasi yang diberikan, 12 kandidat petahana atau penantang Partai Demokrat yang belum mendukung Wakil Presiden Kamala Harris tampil sebagai pembuat keputusan yang independen. Mereka lebih berfokus pada konstituennya di tingkat lokal daripada politik nasional.

Hal ini seolah menunjukkan bahwa mereka cenderung menjauhkan diri dari kandidat yang oleh Partai Republik dikaitkan dengan catatan pemerintahan Presiden Biden, terutama terkait isu imigrasi dan inflasi.

Mereka ingin memposisikan diri sebagai sosok yang lebih fokus pada kepentingan konstituen di daerah masing-masing, daripada terlalu terlibat dalam dinamika politik nasional.

BACA JUGA: Inggris Denda TikTok Rp 41 Miliar karena Memberikan Informasi yang Salah

BACA JUGA: Latihan Cabor Triathlon Olimpiade 2024 Dibatalkan Imbas dari Sungai Seine yang Tercemar

Menurut pernyataan Perwakilan Jared Golden dari Maine, salah satu dari 12 kandidat Demokrat yang belum mendukung Kamala Harris, pilihan terhadap pemimpin tidak boleh menjadi keputusan spontan yang hanya dilandasi oleh loyalitas kepada partai.

Golden menegaskan bahwa ia ingin terlebih dahulu melihat kebijakan-kebijakan apa saja yang akan diusulkan oleh Harris, dan bagaimana hal tersebut dapat membantu masyarakat di distriknya, sebelum memutuskan untuk memberikan dukungan.

Perwakilan Jared Golden dari Maine, yang merupakan salah satu dari 12 kandidat Demokrat yang belum mendukung Kamala Harris, juga merupakan salah satu dari enam anggota DPR Demokrat yang minggu lalu memberikan suara untuk mendukung resolusi Partai Republik. 

Resolusi tersebut mengutuk penanganan pemerintahan Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris terhadap para migran yang menyeberangi perbatasan selatan dengan Meksiko.

Selain Golden, anggota DPR Demokrat lain yang juga memberikan suara untuk mendukung resolusi Partai Republik tersebut berasal dari Alaska, Colorado, North Carolina, Texas, dan Washington.

Saat ini Partai Republik memiliki mayoritas tipis di DPR, dengan perbandingan 220-212. Oleh karena itu, peran anggota DPR Demokrat yang mendukung resolusi Partai Republik menjadi signifikan, karena bisa berdampak pada upaya Partai Demokrat untuk mempertahankan kendali di DPR.

Jika Partai Demokrat berhasil mempertahankan atau meningkatkan kendali mereka di DPR, hal ini dapat membantu mendorong agenda Wakil Presiden Harris jika dia terpilih.

Sebaliknya, jika mantan Presiden Trump kembali terpilih, maka suara-suara Demokrat di DPR dapat berfungsi sebagai benteng untuk menghambat agenda Trump.

Perwakilan Jared Golden dan beberapa anggota Partai Demokrat lainnya yang mendukung resolusi Partai Republik dapat dianggap sebagai minoritas yang berbeda dalam tubuh Partai Demokrat di Kongres.

Namun, partai secara keseluruhan telah bersatu dengan cepat di belakang Wakil Presiden Harris setelah Presiden Biden membatalkan rencana pencalonan keduanya dan mendukung Harris pada 21 Juli.

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu