Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan, BMKG Minta Waspada

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|10:32 WIB
Bagikan:
Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan, BMKG Minta Waspada
BMKG mengeluarkan peringatan gelombang tinggi 2,5–4 meter di 12 wilayah perairan Indonesia untuk periode 12–15 Oktober 2026.

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia untuk periode 12–15 Oktober 2026. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan, termasuk Samudra Hindia selatan Jawa Barat.

Peringatan tersebut berlaku mulai Senin (12/10/2026) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (15/10/2026) pukul 07.00 WIB. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di laut.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gelombang tinggi berpotensi terjadi di 12 wilayah perairan Indonesia. Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diminta memperhatikan perkembangan cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut.

Daftar Perairan yang Berpotensi Mengalami Gelombang Tinggi

BMKG memperkirakan gelombang setinggi 2,5–4 meter berpeluang terjadi di sejumlah kawasan, yaitu:

  • Samudra Hindia barat Aceh.

  • Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.

  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai.

  • Samudra Hindia barat Bengkulu.

  • Samudra Hindia barat Lampung.

  • Samudra Hindia selatan Banten.

  • Samudra Hindia selatan Jawa Barat.

  • Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.

  • Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

  • Samudra Hindia selatan Jawa Timur.

  • Samudra Hindia selatan Bali.

  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat.

Wilayah-wilayah tersebut perlu mendapat perhatian karena gelombang tinggi dapat menyulitkan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil dan perahu nelayan.

Gelombang di Selatan Jawa Barat Capai 3,8 Meter

Dalam prakiraan maritim BMKG yang diperbarui pada 11 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB, gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Barat diperkirakan mencapai 3,8 meter pada 12 Oktober.

BMKG juga mencatat angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 13 knot. Kondisi tersebut menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan oleh operator kapal dan nelayan yang beraktivitas di perairan selatan Jawa Barat.

Prakiraan ini berlaku untuk wilayah laut, sehingga tidak berarti seluruh pantai di Jawa Barat akan mengalami gelombang dengan ketinggian yang sama. Kondisi aktual dapat berbeda menurut lokasi dan waktu.

Apa Dampaknya bagi Nelayan dan Pelayaran?

Gelombang setinggi 2,5–4 meter dapat meningkatkan risiko saat kapal berlayar, terutama apabila disertai angin kencang dan perubahan cuaca.

Bagi nelayan, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko ketika melaut, khususnya bagi pengguna perahu kecil. Sementara itu, operator kapal perlu mempertimbangkan kondisi perairan, kemampuan kapal, serta arahan otoritas terkait sebelum berangkat.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa kondisi gelombang di laut lepas tidak selalu sama dengan kondisi ombak di pantai. Karena itu, informasi prakiraan maritim sesuai wilayah menjadi acuan penting dalam menentukan langkah keselamatan.

BMKG Minta Masyarakat Memantau Informasi Maritim

Masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau terus memantau pembaruan informasi BMKG dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Nelayan dan operator kapal sebaiknya memeriksa prakiraan gelombang serta kecepatan angin sebelum berlayar. Jika kondisi dinilai tidak aman, perjalanan perlu ditunda sesuai arahan petugas dan prosedur keselamatan yang berlaku.

Peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku hingga 15 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. Perkembangan kondisi laut dapat berubah, sehingga masyarakat perlu memeriksa pembaruan resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan.

Informasi terbaru mengenai peringatan gelombang tinggi dan prakiraan cuaca maritim dapat diakses melalui situs resmi BMKG.

Berita Terbaru

Daftar Lengkap HP TECNO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November

Daftar Lengkap HP TECNO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November

Lifestyle58 menit lalu
Kronologi Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Sejumlah Santriwati Alami Trauma

Kronologi Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Sejumlah Santriwati Alami Trauma

Nasional1 jam lalu
MA Tunda Konferensi Pers Putusan Ijazah SMA Gibran, Kenapa?

MA Tunda Konferensi Pers Putusan Ijazah SMA Gibran, Kenapa?

Nasional1 jam lalu
Reformasi Pasar Modal Imbas Evaluasi MSCI, 82 Saham Tak Lagi Masuk Perhitungan IHSG

Reformasi Pasar Modal Imbas Evaluasi MSCI, 82 Saham Tak Lagi Masuk Perhitungan IHSG

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Nasional2 jam lalu
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional2 jam lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat2 jam lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional3 jam lalu
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional3 jam lalu
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional3 jam lalu