Harga Emas Antam Turun Rp 15.000, Sentimen Global Tekan Pasar Logam Mulia

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga emas antam batangan yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu pekan ini.
Dalam dua hari terakhir, logam mulia tersebut terus tertekan oleh sentimen global yang meredupkan minat investor terhadap aset aman.
Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam turun sebesar Rp 15.000 per gram, sehingga kini dibanderol Rp 2.267.000 per gram, menurun dari posisi sebelumnya di Rp 2.282.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam juga melemah Rp 15.000 menjadi Rp 2.132.000 per gram. Harga ini berlaku bagi masyarakat yang ingin menjual emasnya ke Antam.
Sebagai perbandingan, rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya terjadi pada Jumat, 17 Oktober 2025, ketika harga jual emas mencapai Rp 2.485.000 per gram dan harga buyback berada di level Rp 2.334.000 per gram.
Daftar harga emas Antam per Rabu 29/10/2025
- 0,5 gram: Rp 1.183.500
- 1 gram: Rp 2.267.000
- 2 gram: Rp 4.474.000
- 3 gram: Rp 6.686.000
- 5 gram: Rp 11.110.000
- 10 gram: Rp 22.165.000
- 25 gram: Rp 55.287.000
- 50 gram: Rp 110.495.000
- 100 gram: Rp 220.912.000
- 250 gram: Rp 552.015.000
- 500 gram: Rp 1.103.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.207.600.000
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi buyback emas dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendah dalam Tiga Pekan
Secara global, harga emas dunia juga tengah berada di bawah tekanan. Pada perdagangan Selasa waktu New York (Rabu waktu Jakarta), harga emas di pasar spot turun 0,70% menjadi USD 3.952,87 per ons, level terendah sejak 6 Oktober 2025.
Harga emas berjangka AS juga melemah 0,9% menjadi USD 3.983,1 per ons, dipengaruhi oleh optimisme pasar terhadap perkembangan hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Penurunan ini terjadi karena meredupnya permintaan terhadap emas sebagai aset aman, seiring kabar bahwa Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping akan meninjau kerangka kerja kesepakatan perdagangan pada pertemuan Kamis mendatang.
'Ketegangan perdagangan AS–Tiongkok tampaknya benar-benar mereda. Potensi tercapainya kesepakatan akhir pekan ini membuat investor beralih dari emas ke aset berisiko,' ujar Jim Wyckoff, Analis Senior Kitco Metals, dikutip dari CNBC, Rabu 29/10/2025
