Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Israel dan Hizbullah saling Menembak, di Saat Blinken Mendorong Perdamaian

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:40 WIB
Bagikan:
Israel dan Hizbullah saling Menembak, di Saat Blinken Mendorong Perdamaian
Israel dan Hizbullah saling Menembak, di Saat Blinken Mendorong Perdamaian (Image From: seatletimes.com)

PASUNDAN EKSPRES - Israel dan Hizbullah saling menembak, di saat Blinken mendorong perdamaian. Israel melancarkan serangan ke pinggiran selatan Beirut, sementara Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka telah menembakkan rudal ke sasaran Israel untuk pertama kalinya.

Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS, yaitu Antony Blinken sedang berkunjung ke Israel, di mana ia berusaha mendorong perdamaian di Gaza dan Lebanon. 

Israel dan Hizbullah saling Menembak, di Saat Blinken Mendorong Perdamaian

Serangan-serangan di pinggiran kota Beirut menciptakan kolom-kolom api yang membumbung tinggi ke langit malam, tak lama setelah juru bicara militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk wilayah tersebut.

Sebuah serangan juga menghantam kantor stasiun penyiaran pro-Iran, Al-Mayadeen, yang menurut pihak stasiun sudah kosong sejak konflik dimulai. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan satu orang tewas dan lima lainnya, termasuk seorang anak, terluka.

BACA JUGA: Blinken Meminta Israel Berbuat Lebih Banyak untuk Bantuan Kemanusiaan di Gaza

BACA JUGA: Peningkatan Serangan Rusia di Laut Hitam, Sebabkan Penundaan Bantuan ke Palestina

Hizbullah, yang didukung Iran, menyatakan bahwa mereka telah meningkatkan serangan terhadap Israel dengan menggunakan "rudal presisi" untuk pertama kalinya dan mengirim jenis drone baru ke target Israel.

Hizbullah mengatakan bahwa mereka juga telah menargetkan sebuah pabrik militer Israel di pinggrian Tel Aviv.

Sementara itu, militer Israel mengatakan bahwa empat proyektil diidentifikasi telah ditembakkan dari Lebanon, dua berhasil dicegat, satu jatuh di daerah terbuka dan satu lagi diidentifikasi jatuh di daerah tersebut. 

Serangan yang semakin intensif terjadi ketika Washington melakukan dorongan besar terakhir untuk perdamaian antara Israel dan kelompok-kelompok yang didukung Iran, Hizbullah dan Hamas, sebelum pemilihan presiden AS pada 5 November yang dapat mengubah kebijakan AS.

Washington telah meminta Israel untuk berbuat lebih banyak untuk membantu warga Gaza, yang telah menghadapi pengeboman hampir setiap hari dan penghancuran rumah-rumah mereka oleh pasukan Israel.

(ipa)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional8 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu