Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Lengkap Kasus AKBP Didik Putra Kuncoro, Dari Temuan Koper Narkoba hingga Tersangka!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|15:30 WIB
Bagikan:
Kronologi Lengkap Kasus AKBP Didik Putra Kuncoro, Dari Temuan Koper Narkoba hingga Tersangka!
Kronologi Lengkap Kasus AKBP Didik Putra Kuncoro, Dari Temuan Koper Narkoba hingga Tersangka!

PASUNDAN EKSPRES.ID - Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro menjadi salah satu kasus sensitif di internal Polri.

Berikut kronologi lengkap berdasarkan pengungkapan resmi dari Bareskrim Polri dan Divisi Humas.

1. Awal Mula Terungkap (Sebelum Februari 2026): Penyelidikan dimulai setelah tim gabungan Bareskrim Polri (Direktorat Tindak Pidana Narkoba) dan Polda NTB mendalami dugaan keterlibatan anggota Polri dalam peredaran atau penyalahgunaan narkotika di wilayah Bima, NTB.

Temuan awal berasal dari penggeledahan rumah AKBP Didik, di mana polisi menemukan koper putih berisi narkoba. Didik mengakui barang tersebut miliknya dan digunakan untuk konsumsi pribadi, bukan diedarkan.

2. Penetapan Tersangka (13 Februari 2026): Setelah gelar perkara di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, AKBP Didik resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan ini didasarkan pada keterangan saksi, termasuk AKP ML (mantan Kasat Narkoba Polres Bima) yang menyebut keterlibatan Didik dalam dugaan penyalahgunaan narkotika.

Tes rambut Didik juga positif mengandung zat narkoba. Ia diduga menyalahgunakan narkoba bersama dua perempuan (Miranti Afriana dan Aipda Dianita Agustina), meski keduanya masih berstatus saksi dan didalami.

3. Ancaman Hukum: Didik dijerat Pasal terkait penyalahgunaan narkotika golongan I (kategori 6) dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp 2 miliar, serta kategori 4 dengan maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Polri menegaskan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba.

4. Penundaan Penahanan dan Patsus Propam (15 Februari 2026): Meski sudah tersangka, Bareskrim belum melakukan penahanan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyatakan alasan utama karena Didik masih menjalani proses penempatan khusus (patsus) oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait pelanggaran kode etik profesi.

Patsus ini merupakan langkah internal untuk pemeriksaan etik sebelum proses pidana lanjut.

5. Sidang Kode Etik (Jadwal 19 Februari 2026): Sidang etik terhadap AKBP Didik dijadwalkan Kamis (19/2/2026).

Hasil sidang ini bisa berujung sanksi berat seperti pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Setelah sidang etik selesai, proses penahanan pidana diharapkan dilanjutkan jika bukti cukup.

Polri membentuk tim gabungan untuk mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk pencegahan dan penindakan.

Irjen Johnny menekankan komitmen Polri dalam perang melawan narkoba sebagai kejahatan luar biasa, sesuai arahan Kapolri dan visi Indonesia Emas. Masyarakat diajak aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Berita Terbaru

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle13 menit lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional43 menit lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional47 menit lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional52 menit lalu
ADVERTISEMENT
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline58 menit lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang1 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline1 jam lalu
Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Subang1 jam lalu
Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional1 jam lalu
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Headline1 jam lalu
Kronologi Lengkap Kasus AKBP Didik Putra Kuncoro, Dari Temuan Koper Narkoba hingga Tersangka! | Pasundan Ekspres