Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menarik Nih! Alasan Kenapa Politikus Rela Menggelontorkan Dana Miliaran Rupiah Untuk Kampanye.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:50 WIB
Bagikan:
Menarik Nih! Alasan Kenapa Politikus Rela Menggelontorkan Dana Miliaran Rupiah Untuk Kampanye.
Menarik Nih! Alasan Kenapa Politikus Rela Menggelontorkan Dana Miliaran Rupiah Untuk Kampanye.

PASUNDAN EKSPRES- Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa para politikus rela menggelontorkan miliaran rupiah untuk kampanye politik?

Percakapan saya dengan seorang guru SMA, yang merupakan anak dari seorang anggota DPRD, membuka mata saya terhadap aspek-aspek penting ini.

Bapaknya, seorang pengusaha yang beralih ke dunia politik, menyoroti kesalahpahaman umum bahwa motivasi utama masuk politik adalah kekayaan.

Ternyata, orang-orang kaya yang masuk dunia politik sudah memiliki kekayaan sebelumnya. Mereka tidak melirik politik untuk memperkaya diri, melainkan untuk mendapatkan kekuasaan.

Ini membuka paradigma baru bahwa kekayaan bukanlah akhir dari perjalanan politik, melainkan alat untuk mendapatkan kekuasaan yang lebih besar.

Namun, apa keuntungan sebenarnya dari memiliki jabatan di pemerintahan? Pertama-tama, relasi sangat berperan penting.

Ketika seseorang menduduki posisi penting, banyak orang dengan kepentingan yang berbeda berusaha membangun hubungan dekat dengannya. Ini bisa dimanfaatkan untuk perkembangan bisnis atau kepentingan pribadi lainnya.

Kedua, kredibilitas juga menjadi aspek penting. Orang yang menduduki jabatan politik akan dipandang sebagai figur penting.

Namun, kredibilitas ini juga dapat hancur jika terjadi kesalahan atau blunder yang merugikan citra mereka.

Yang ketiga, tentu saja, adalah kekuasaan itu sendiri. Dalam dunia politik, kekuasaan membuka akses ke berbagai kebijakan dan keputusan.

Namun, yang menarik adalah bagaimana kekuasaan ini bisa menjadi alat untuk mencapai kekayaan. Contohnya adalah ketika pemimpin bisnis mempengaruhi kebijakan demi keuntungan bisnis mereka.

Namun, yang menarik adalah pertanyaan: apakah para pejabat yang berasal dari kelas ekonomi atas bisa membuat kebijakan yang adil untuk semua kelas ekonomi?

Ada kerisauan bahwa kebijakan yang dibuat cenderung menguntungkan mereka sendiri, sementara masyarakat kelas bawah merasa tidak terwakilkan.

Faktanya, para calon dari latar belakang ekonomi bawah jarang terlihat dalam arena politik. Alasannya sederhana biaya kampanye yang sangat mahal.

Rata-rata, biaya kampanye untuk pemilihan bupati saja mencapai puluhan miliar rupiah. Ini membuat mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi bawah sulit untuk bersaing.

Akibatnya, sistem politik kita terjerat dalam pola yang membentuk oligarki, di mana kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir orang yang berada dalam kelompok bermodal.

Ini mengarah pada perlakuan yang tidak adil terhadap masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan terobosan baru dalam sistem politik kita untuk membasmi politik uang dan memberikan akses yang lebih adil bagi semua kalangan.

Kesetaraan politik harus menjadi tujuan utama, di mana perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat dapat diperhitungkan dalam pembuatan kebijakan.

Dalam kesimpulan, penting bagi kita untuk melihat dinamika politik dan kekuasaan dari perspektif yang lebih luas.

Memahami bahwa motivasi utama masuk politik bukanlah mencari kekayaan pribadi, melainkan mendapatkan kekuasaan yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan.

Namun, tantangannya adalah bagaimana memastikan bahwa kekuasaan itu digunakan untuk kebaikan bersama, bukan hanya untuk kepentingan segelintir orang.

Berita Terbaru

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle20 menit lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang12 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional13 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang14 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu