Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah Akan Perbaiki Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|12:21 WIB
Bagikan:
Pemerintah Akan Perbaiki Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan sumur-sumur ilegal terus beroperasi di luar sistem.

JAKARTA-Pemerintah mengambil langkah strategis untuk mengatasi permasalahan sumur minyak masyarakat yang selama ini beroperasi dan memasok kilang ilegal.

Melalui regulasi terbaru, sumur masyarakat yang sudah ada diperbolehkan tetap berproduksi sembari dilakukan perbaikan tata kelola sesuai standar keteknikan yang baik. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan, isu keselamatan, dan masalah sosial, sekaligus meningkatkan produksi minyak serta penerimaan negara.  

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan sumur-sumur ilegal terus beroperasi di luar sistem.  

“Keberadaan sumur ilegal merugikan masyarakat, negara, dan menimbulkan dampak lingkungan, keselamatan, serta masalah sosial,” tegas Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/6/2025) dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM RI.  

Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan bahwa regulasi ini bukan berarti melegalkan sumur masyarakat secara mutlak. “Yang dimaksud adalah sumur yang sudah ada diperbolehkan berproduksi sambil dilakukan perbaikan tata kelola sesuai standar teknis yang baik. Tata kelola ini diperbaiki untuk mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan keselamatan, serta menambah produksi dan penerimaan negara,” ujarnya.  

Sumur masyarakat tersebut akan dikelola di bawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta bekerja sama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) seperti Pertamina. Proses perbaikan ini akan dilakukan dalam periode penanganan sementara selama empat tahun.  

Bahlil menekankan bahwa perbaikan tata kelola hanya berlaku untuk sumur masyarakat yang sudah ada. “Saat ini sedang dilakukan inventarisasi jumlah sumur masyarakat yang sudah beroperasi. Pemerintah daerah dan KKKS sedang mengumpulkan datanya. Ke depan, tidak diperbolehkan ada penambahan sumur minyak masyarakat baru. Jika ada, akan langsung dihentikan dan dikenakan sanksi hukum,” jelasnya.  

Selain itu, kilang ilegal milik masyarakat juga wajib ditutup dan dikenakan penegakan hukum. “Hasil minyak dari sumur masyarakat wajib dijual ke KKKS seperti Pertamina dan dicatat sebagai bagian dari produksi minyak nasional,” tambah Bahlil.  

Skema ini dihadirkan sebagai solusi jalan tengah untuk menyeimbangkan kepentingan sosial masyarakat dan kepentingan nasional. “Ini merupakan upaya pembinaan bagi masyarakat yang terlibat, meredam gesekan sosial, mengurangi dampak lingkungan, serta meningkatkan produksi dan penerimaan negara. Target kami, tambahan produksi minyak minimal 10 ribu barel per hari atau lebih,” tegasnya.  

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, tahapan implementasi penanganan sumur minyak masyarakat meliputi inventarisasi sumur, penunjukan pengelola (BUMD, Koperasi, atau UMKM), serta persetujuan dan perjanjian kerja sama antara pengelola dengan KKKS.(ysp)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini4 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat5 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta5 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta6 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang7 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline7 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline8 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline8 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle9 jam lalu