Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:19 WIB
Bagikan:
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya
Raffi Ahmad menyampaikan klarifikasi soal kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI hingga menuai kritik dari masyarakat.

PASUNDANEKSPRES.ID - Seruan boikot terhadap Raffi Ahmad menjadi sorotan di media sosial setelah kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI menuai kritik dari masyarakat.

Kontroversi mencuat setelah Raffi Ahmad hadir dalam acara tersebut pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi perbincangan di media sosial dan memicu kecurigaan dari sejumlah warganet, terkait penyelenggaraan acara dan pihak-pihak yang hadir.

Kejanggalan dalam acara mulai terungkap setelah muncul pengakuan bahwa sejumlah peserta yang hadir ternyata bukan mahasiswa dan sengaja diundang untuk meramaikan kegiatan tersebut.

Mereka mengaku diundang oleh sebuah komunitas dan menerima bayaran untuk menghadiri acara tersebut dengan mengenakan jaket almamater, meski bukan mahasiswa dari kampus yang bersangkutan.

Hal ini memunculkan pertanyaan publik terkait penyelenggaraan acara deklarasi yang mengatasnamakan mahasiswa hingga menuai kritik dari masyarakat.

Kehadiran Raffi Ahmad serta sejumlah publik figur dalam acara deklarasi tersebut menuai sorotan publik dan kritik dari warganet di media sosial.

Di tengah kontroversi yang tengah ramai, sejumlah warganet mulai menyerukan boikot terhadap Raffi Ahmad serta kegiatan dan bisnis yang berkaitan dengan artis tersebut.

Salah satu kegiatan yang terdampak aksi boikot tersebut adalah acara RANS Carnival yang digelar di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta yang berlangsung pada 31 Oktober dan 1 November 2026.

Sederet pengisi acara yang dijadwalkan tampil di acara RANS Carnival di Sleman seperti Guyon Waton, Masdddho, Om Wawes hingga Tipe X memilih mengundurkan diri.

Tidak hanya itu, sejumlah bazar UMKM yang ikut meramaikan acara hiburan tersebut juga memilih mundur di tengah ramainya boikot terhadap kegiatan yang berkaitan dengan Raffi Ahmad.

Keputusan pengunduran diri para pengisi acara dan para pelaku UMKM berdampak pada pelaksanaan acara RANS Carnival yang terlihat sepi pengunjung.

Gelombang boikot tidak hanya ditujukan kepada Raffi Ahmad, namun juga konten kreator Willie Salim turut terseret kontroversi tersebut yang ikut hadir dalam acara deklarasi pemuda itu.

Willie Salim yang semula dijadwalkan hadir dalam acara Konser Langit di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo pada Minggu (1/11/2026) akhirnya dibatalkan panitia beberapa jam sebelum acara dimulai.

Sementara itu, Raffi Ahmad memberikan klarifikasi soal kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI hingga menuai sorotan publik.

Dalam unggahannya, ia menyampaikan bahwa dirinya hadir sebagai tamu undangan dan mengaku baru menerima informasi tersebut pada malam sebelum acara berlangsung.

"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara," ujar Raffi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (30/10/2026).

Artis sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu membantah terlibat dalam proses perencanaan maupun penyusunan rangkaian acara tersebut.

"Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir," tegasnya.

(inm)

Berita Terbaru

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional20 menit lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat23 menit lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional27 menit lalu
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional32 menit lalu
ADVERTISEMENT
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional52 menit lalu
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Nasional52 menit lalu
KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

Jawa Barat1 jam lalu
Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Nasional1 jam lalu
Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Purwakarta1 jam lalu
Pascakebakaran Hutan Tahura Bukit Soeharto, 1.000 Bibit Pohon Mulai Ditanam Untuk Pemulihan Hutan

Pascakebakaran Hutan Tahura Bukit Soeharto, 1.000 Bibit Pohon Mulai Ditanam Untuk Pemulihan Hutan

Nasional2 jam lalu