Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Trump Usulkan Pemindahan Warga Palestina dan Pembangunan Gaza di Bawah Kendali AS

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:09 WIB
Bagikan:
Trump Usulkan Pemindahan Warga Palestina dan Pembangunan Gaza di Bawah Kendali AS
Trump Usulkan Pemindahan Warga Palestina dan Pembangunan Gaza di Bawah Kendali AS (Image From: The Economic Times)

PASUNDAN EKSPRES - Trump usulkan pemindahan warga Palestina dan pembangunan Gaza di bawah kendali AS.

Presiden Amerika Serikat yang baru, yaitu Donald Trump, menyatakan bahwa ia tidak menutup kemungkinan untuk mengerahkan pasukan AS untuk mendukung rekontruksi Jalur Gaza setelah warga Palestina yang mengungsi secara permanen direlokasi ke luar wilayah tersebut. 

Trump Usulkan Pemindahan Warga Palestina dan Pembangunan Gaza di Bawah Kendali AS

Dilansir dari Euronews, Trump mengungkapkan bahwa dirinya ingin Amerika Serikat mengambil alih Jalur Gaza dan melakukan pembangunan kembali setelah penduduk Palestina direlokasi ke negara lain.

Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai bagaimana AS akan mengelola wilayah tersebut dan tujuan akhir dari pengambilalihan tersebut.

"AS akan mengambil alih Jalur Gaza, dan kami akan melakukan pekerjaan besar di sana. Kami akan memiliki wilayah itu dan bertanggung jawab untuk membersihkan sisa-sisa bom,  serta senjata berbahaya lainnya," ujar Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih.

Trump menambahkan bahwa AS akan berfokus pada pembangunan ekonomi di Gaza setelah menghancurkan bangunan yang rusak akibat perang.

Pernyataan ini disampaikannya setelah pertemuan dengan Netanyahu, di mana keduanya membahas gencatan senjata sementara dan kesepakatan pertukaran sandera dalam konflik antara Israel dan Hamas.

Pemindahan Warga Palestina ke Negara Lain

Trump menegaskan bahwa warga Palestina tidak bisa kembali ke Gaza dalam waktu dekat. Menurutnya, masyarakat Gaza akan sulit untuk kembali dalam waktu dekat.

Mereka membutuhkan lokasi lain yang bisa membuat mereka bahagia. Pernyataan tersebut tertuju pada isi dari kesepakatan gencatan senjata, di mana Trump dan para penasihatnya menuliskan rencana rekontruksi Gaza dalam tiga hingga lima tahun.

Namun, gagasan Trump mengenai pemindahan warga Palestina dari Gaza mendapat penolakan keras dari negara-negara Arab, termasuk Mesir dan Yordania.

Kedua negara tersebut dengan tegas menolak usulan untuk menerima warga Palestina sebagai bagian dari rencana pascaperang. Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Qatar, Otoritas Palestina, dan Liga Arab juga turut menolak rencana relokasi tersebut.

Meskipun mendapat penolakan dari negara-negara Arab, pejabat senior dalam pemerintahan Trump tetap mendukung gagasan pemindahan warga Palestina. Mereka berpendapat bahwa solusi ini didasarkan pada alasan kemanusiaan.

"Menurut saya, tidak adil untuk mengatakan kepada warga Palestina bahwa mereka bisa kembali dalam lima tahun. Itu tidak masuk akal," ujar Steve Witkoff, utusan Timur Tengah dari pemerintahan Trump.

Trump juga percaya bahwa ia dapat membujuk Mesir dan Yordania untuk menerima pengungsi Palestina, mengingat besarnya bantuan yang diberikan AS kepada kedua negara tersebut.

Sementara itu, beberapa anggota parlemen sayap kanan dalam pemerintahan Netanyahu mendukung pemindahan warga Palestina keluar dari Gaza.

Sementara itu, kunjungan Netanyahu ke Washington merupakan lawatan luar negeri pertamanya sejak Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya, mantan menteri pertahanan Israel, dan pemimpin militer Hamas yang telah tewas.

Netanyahu dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang di Gaza.

Meskipun demikian, AS tidak mengakui yurisdiksi ICC atas warga negaranya maupun wilayahnya, sehingga Netanyahu tetap dapat mengunjungi AS tanpa risiko penangkapan.

(ipa)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini1 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat3 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta3 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta3 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang4 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline4 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline5 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle6 jam lalu