Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Mengungsi Dampak Erupsi Gunung Ruang, Simak Updatenya disini

K
Kharisma AlfiEditor: Kharisma Alfi
|09:39 WIB
Bagikan:
Warga Mengungsi Dampak Erupsi Gunung Ruang, Simak Updatenya disini
Warga Mengungsi Dampak Erupsi Gunung Ruang, Simak Updatenya disini(dok Youtube)

PASUNDAN EKSPRES - Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengalami erupsi yang mengakibatkan ribuan warga harus mengungsi. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa status 'Awas' level IV telah diberlakukan dengan ketinggian 725 mdpl, dan dampaknya terus meluas.

Warga Mengungsi Dampak Erupsi Gunung Ruang, Simak Updatenya disini

Menyikapi situasi ini, BNPB sedang melakukan pendataan terhadap jumlah total pengungsi, mengingat mereka tersebar di beberapa titik. 

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa warga yang terdampak dan mengungsi berasal dari berbagai desa di sekitar Gunung Ruang.

Desa Laingpatehi, Desa Pumpete, Desa Tulusan, dan Desa Barangka Pehe merupakan beberapa di antara desa yang terkena dampak erupsi. 

Sebagian besar warga mengungsi ke desa-desa di sekitarnya, sementara yang lain memilih untuk mengungsi ke kota-kota terdekat seperti Kota Manado, Siau, dan Kota Bitung.

Untuk mendukung para pengungsi, BNPB telah mengirimkan bantuan berupa tenda pengungsi, makanan, perlengkapan kebersihan, dan peralatan tidur. 

Bantuan ini dikirimkan melalui jalur udara dan darat setelah Bandara Sam Ratulangi di Kota Manado ditutup.

"Skenario kami adalah untuk menyimpan bantuan di posko pangkalan kapal TNI AL apabila tidak dapat semuanya disalurkan sekarang untuk diangkut pada pemberangkatan berikutnya," jelas Aam, sapaan akrab Abdul Muhari.

Situasi ini menunjukkan perlunya tanggap darurat dan dukungan yang cepat dalam mengatasi bencana alam. 

BNPB dan pihak terkait terus bekerja untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada para pengungsi, sambil tetap memantau perkembangan situasi Gunung Ruang secara intensif.

Untuk info lebih lanjut bisa kalian simak disini

Berita Terbaru

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Cara Top Up Kartu E-Money di GoPay, Pakai Fitur NFC Lebih Mudah

Lifestyle18 menit lalu
Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Nasional2 jam lalu
Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional2 jam lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga3 jam lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat3 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang3 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga3 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional4 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional4 jam lalu