Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BMKG Memperkirakan Cuaca Ekstrem Akan Berlangsung Hingga Lebaran 2024

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|20:59 WIB
Bagikan:
BMKG Memperkirakan Cuaca Ekstrem Akan Berlangsung Hingga Lebaran 2024
BMKG Memperkirakan Cuaca Ekstrem Hingga Lebaran 2024/foto via Screenshot Freepik/nomadsoul1

PASUNDAN EKSPRES - BMKG meramalkan bahwa fenomena cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, akan terus terjadi hingga perayaan Lebaran tahun 2024.

Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, menegaskan bahwa cuaca ekstrem tersebut diprediksi terjadi dalam rentang waktu 5 hingga 11 April 2024.

BACA JUGA:Menaker Ida Mengeluarkan Aturan THR 2024, Memerintahkan Empat Langkah Ini

Guswanto menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini disebabkan oleh adanya aktivitas Maden Julian Oscillation, bibit siklon tropis, serta Siklon Tropis Megan.

 

"Untuk cuaca ekstrim, kita prediksi tanggal 5 sampai 11 April, itu masih hujan sedang hingga lebat ya," kata Guswanto di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia pada Senin 15 Maret 2024.

Dalam harapannya, kondisi cuaca di Indonesia dapat segera membaik. BMKG telah melakukan optimalisasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) sebagai upaya dalam menangani bencana banjir di sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

 

Penggunaan TMC telah dijadwalkan secara cermat, dengan penerapan hingga tanggal 18 Maret, dan akan dilanjutkan kembali setelahnya.

Di samping itu, Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang rentan terhadap bencana dan kecelakaan.

 

Pemetaan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah penanganan terhadap bencana atau kecelakaan yang mungkin terjadi di masa mendatang.


BACA JUGA:Simak Cara Daftar Mudik Gratis Bersama PLN Keberangkatan Medan dan Makassar

Dengan memperhatikan data mengenai kecelakaan dari tahun-tahun sebelumnya, pemerintah berupaya meningkatkan penanganan dan pencegahan terhadap potensi kejadian yang tidak diinginkan.

(hil/hil)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline42 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu