Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Keterlibatan 4 Perusahaan Sawit dalam Kasus Korupsi LPEI Rugikan Negara Rp2,5 T

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|15:54 WIB
Bagikan:
Diduga Keterlibatan 4 Perusahaan Sawit dalam Kasus Korupsi LPEI Rugikan Negara Rp2,5 T
Diduga Keterlibatan 4 Perusahaan Sawit dalam Kasus Korupsi LPEI/foto via Screenshots YouTube/KompasTV

REALITAKITA - Menteri Keuangan Sri Mulyani telah melaporkan dugaan tindak korupsi terkait pembiayaan ekspor senilai Rp2,5 triliun di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Sebanyak empat perusahaan yang beroperasi di sektor kelapa sawit, batubara, nikel, dan perkapalan diduga terlibat dalam kasus ini.

BACA JUGA:Sri Mulyani melaporkan empat debitur di LPEI yang diduga melakukan penipuan senilai Rp 2,5 triliun

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, keempat perusahaan tersebut sedang dalam proses audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Keuangan Kementerian Keuangan, dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun)

"Perusahaan-perusahaan yang empat ini adalah korporasi yang bergerak di bidang kelapa sakit, batubara, nikel, dan perusahaan perkapalam," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) seperti yang dikutip dari PikiranRakyat pada 19 Maret 2024.

Jaksa Agung Burhanuddin menekankan perlunya tindak lanjut cepat terhadap hasil audit untuk mencegah pelanggaran hukum yang lebih lanjut.

Keempat perusahaan tersebut diidentifikasi dengan inisial RII, SMS, SPV, dan PRS, yang diduga telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,5 triliun.

Ini hanya merupakan tahap awal dalam penyelidikan, dan diharapkan akan ada tahap lanjutan.

LPEI adalah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk mendukung pembiayaan ekspor nasional. Keempat perusahaan tersebut merupakan debitur di LPEI.

Jaksa Agung berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan menyelidiki lebih lanjut bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Andriansyah.

Dugaan tindak pidana korupsi ini telah terdeteksi sejak tahun 2019 dan kini sedang ditindaklanjuti lebih lanjut setelah ditemukan bukti yang cukup oleh Kejaksaan Agung.

Selain itu, pada bulan Februari sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga melaporkan dugaan kasus korupsi yang melibatkan LPEI ke Kejaksaan Agung.

BACA JUGA:Ponpes Magetan Lakukan Sholat Terawih Terlama di Indonesia, Baca 30 Juz Al-Qur'an

Hasil pemeriksaan BPK menunjukkan dugaan penyimpangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp81 miliar dalam periode 2013-2019.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Rekomendasi Serial Anime untuk Weekend Ini, Cocok Menemani Waktu Santai!

Lifestyle1 jam lalu
Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Mengenal Gembyung Ragasuta Subang, Kesenian Tradisional yang Menjaga Warisan Budaya Sunda

Lifestyle2 jam lalu
Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Lebih dari Pemecah Ombak, Inovasi APO Strap dan Harapan Baru Warga Pesisir Subang

Headline3 jam lalu
Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Bukan Sekadar Tabuhan Bedug, Genjring Bonyok WBTb dari Subang Punya Cerita Panjang

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Tujuan Perda Pemajuan Kebudayaan, Bukan Sekadar Menjaga Warisan Leluhur

Jawa Barat6 jam lalu
Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Jadwal Persib Bulan November : Tujuh Laga Menanti, Ada Melbourne Victory dan FC Seoul

Olahraga9 jam lalu
Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Pesan Menteri ATR/BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik

Nasional10 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat

Nasional10 jam lalu
Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Cara Melamar Kerja di BYD Subang 2026, Ini Link Pendaftaran Resmi dan Tips agar Lolos Seleksi

Jawa Barat10 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Headline10 jam lalu