Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Niluh Djelantik Minta WNA di Bali Harus Patuhi Aturan, Kalau Ngga Minggat Aja!

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:32 WIB
Bagikan:
Niluh Djelantik Minta WNA di Bali Harus Patuhi Aturan, Kalau Ngga Minggat Aja!
Niluh Djelantik Minta WNA di Bali Harus Patuhi Aturan, Kalau Ngga Minggat Aja! (dok.YouTube/Deddy Corbuzier)

PASUNDAN EKSPRES - Niluh Djelantik yang merupakan seorang politikus dan aktivis, baru-baru ini mengungkapkan keresahannya terhadap keadaan Bali yang semakin dikuasai semena-mena oleh wisatawan asing. 

Keadaan Bali yang sekarang tersebut disesbabkan oleh keberadaan warga asing yang tidak mengikuti dan menaati aturan yang berlaku di sana. 

BACA JUGA:Pansus DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Keolahragaan

Meski bukan rahasia umum lagi, tapi alam podcast Niluh Djelantik bersama Deddy Corbuzier pada (25/6/2024), ia membenarkan bahwa saat ini memang terdapat kawasan di Bali yang mayoritas penduduknya berasal dari negara asing. 

"Di Gianyar memang ada sebuah kompleks yang konon karena aku belum pernah ke sana, tapi aku sudah mendapat banyak masukan dari warga lokal, memang di sana banyak masyarakat dari satu negara, salah satunya adalah Rusia," ungkap Niluh Djelantik.

BACA JUGA:Pengamat Sebut Wajar Politisi Manfaatkan Isu Pemekaran Subang Utara Jelang Pilkada

Sampai saat ini, Niluh Djelantik mengaku tidak mengetahui secara pasti aktivitas apa yang dilakuakn oleh WNA di kawasan kompleks tersebut. Oleh sebab itu Niluh menegaskan pentingnya langkah konkrit dari pemerintah untuk membuat aturan untuk memenertibkan WNA di Bali.  

"Aku gak tahu apakah mereka hang out, apakah mereka hidup di situ, apakah mereka tinggal disitu. Saat aku mendapatkan kabar dari media dan dari salah satu pejabat di Bali aku bilangnya begini, 'Kita minta imigrasi bikin kantor cabang di situ, kita minta kepada kepolisian untuk bikin sub-sektor kayak bikin kantor cabang kecil'," jelas Niluh.

BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Bandung Terima Aduan Soal Masa Depan Pekerja Outsourcing GBLA

Menurut Niluh, keberadaan WNA di kompleks tersebut perlu diawasi dan didata dengan baik. Ia mencontohkan prosedur lapor diri yang wajib dilakukan oleh pendatang di Jakarta.

"Mereka mungkin sudah ada di dalam sana. Sama seperti kalau misalnya aku datang ke Jakarta, kalau misalnya aku datang untuk menginap aku pasti lapor dong, ke lobi kasih KTP. Otomatis di hotel atau apartemen pasti lapor ke RT. Kenapa kita tidak bisa lakukan itu ke WNA?" tegas Niluh.

Niluh Djelantik bahkan tidak segan-segan meminta WNA yang tidak mematuhi aturan untuk keluar dari Indonesia.

"Kalau ada yang berani nolak ya udah minggat aja lu, pergi aja lu dari Indonesia." pungkasnya.

(nym) 

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle11 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga20 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu