Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polda Jabar Batalkan 2 DPO Kasus Vina, Hotman Paris Geram!

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|10:18 WIB
Bagikan:
Polda Jabar Batalkan 2 DPO Kasus Vina, Hotman Paris Geram!
Polda Jabar Batalkan 2 DPO Kasus Vina, Hotman Paris Geram! (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Polda Jabar Batalkan 2 DPO kasus Vina yang membuat Pengacara Kondang Hotman Paris geram hingga "mencolek" Presiden Jokowi.

Seperti yang telah kita ketahui, Polda Jabar batalkan 2 DPO kasus vina pada Minggu, 26 Mei 2024 di Mapolda Jabar. 

Sebelumnya, Polisi menyatakan ada 11 pelaku dalam kasus Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam di Ply Over Cirebon. 

Saat ini 8 orang telah diadili, sementara 3 lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO atau buronan. 

1 DPO bernama Pegi Setiawan alias Perong telah tertangkap pada Selasa, 21 Mei 2024 di Kabupaten Bandung. 

BACA JUGA:Polda Jabar Batalkan 2 DPO dalam Kasus Vina Cirebon

Dalam Konferensi pers tersebut, Polda Jabar Batalkan 2 DPO Kasus Vina. Dengan dalih 2 DPO tersebut tidak ada setelah melakukan pendalaman yang mereka lakukan.

Pengacara Kondang Hotman Paris sekaligus Pengacara Keluarga Alm Vina tersebut, awalnya iba melihat raut wajah Pegi alias Perong. 

Bahkan Hotman mengatakan kasihan melihat PS yang tampak lesu. 

"Kasihan lihat muka pegy," tulis Hotman dalam postingganya di Instagram. 

Terlepas dari rasa kasihannya terhadap saudara PS alias Perong, Hotman Paris dibuat tercengang ketika mendengar hasil penyelidikan kepolisian mengenai 2 DPO yang dibatalkan. 

Diungkap Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar, KOmbas POl Surawan mengatakan hanya 1 DPO dalam kasus Vina Cirebon.

 BACA JUGA:DPO Ditangkap, Pembunuhan Vina Cirebon Terungkap?

"DPO satu, bukan dua. Ternyata yang namanya Dano dan Andi itu tidak ada. Jadi yang benar DPO satu, atas nama PS (Pegi Setiawan)," kata Kombes POl Surawan dikutip dari Trbunjabar. 

Artinya pelaku dalam kasus pembunuhan Vina-Eky di Cirebon hanya 9 orang bukan 11 orang, seperti yang dikatakan di awal penyelidikan. 

Penanggapi pernyataan yang dilakukan Polda Jabar, membuat Hotman Paris geram, bahkan dirinya sudah memprediksi hal tersebut. 

Bahkan Hotman meminta perhatian serta bantuan dari Presiden Jokowi atas ketidakkonsistenan pihak kepolisian dalam mengumumkan DPO. 

"Pres Release Polda Jabar 26 Mei 2024!!Aduh apa yg terjadi hukum di Negri ini??? Pak Jokowi please help!! Darurat hukum! Yg 2 DPO Katanya Fiksi?? Tdk eksis?? What?" tulis Hotman Paris dalam unggahannya.

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle13 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle37 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga57 menit lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu