Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seorang Wanita Viral yang Memaksa Meminta Sedekah Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Dibawa ke RSMM Bogor

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|11:49 WIB
Bagikan:
Seorang Wanita Viral yang Memaksa Meminta Sedekah Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Dibawa ke RSMM Bogor
Seorang Wanita Viral yang Memaksa Meminta Sedekah Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Dibawa ke RSMM Bogor/foto via Screenshot YouTube(Tribun Jateng)

PASUNDAN EKSPRES - Seorang wanita paruh baya telah menjadi perbincangan di media sosial karena perilakunya yang memaksa dan mengomel saat meminta sedekah.

Beberapa video yang direkam di lokasi berbeda memperlihatkan wanita tersebut sering bertengkar dengan warga sekitar.

Wanita tersebut akhirnya diamankan oleh Dinas Sosial Kota Bogor dan dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) karena diduga mengalami gangguan jiwa.

BACA JUGA:Jadwal Tanggal Merah Mei 2024, Enam Hari Berpotensi Cuti Bersama

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Bogor, Suhartini, menjelaskan bahwa wanita tersebut akan menjalani perawatan selama 18 hari di RSMM. 

Setelah itu, petugas Dinsos akan melakukan penilaian kembali terhadap kondisinya.

"Saat ini, kami akan memberikan perawatan selama dua minggu hingga 18 hari, setelah itu wanita tersebut akan dikembalikan kepada kami di Dinsos untuk dilakukan penilaian lebih lanjut. Kami akan melanjutkan upaya reunifikasi dengan keluarganya untuk menyelesaikan penanganan secara menyeluruh," jelas Suhartini seperti yang dikutip dari detiknews pada Senin 29 April 2024.

Suhartini menyebutkan bahwa identitas wanita tersebut akan ditentukan setelah kondisi kejiwaannya pulih. Dia juga menjelaskan langkah-langkah untuk mengidentifikasi wanita tersebut.

"Setelah dia sembuh, kami akan melakukan penilaian kembali dan mencocokkannya dengan data. Selain itu, akan dilakukan pelayanan biometrik ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), di mana melalui identifikasi iris mata dapat diketahui asal usulnya. Namun, hal ini hanya berlaku jika wanita tersebut telah melakukan perekaman sebelumnya," papar Suhartini.

Jika tidak ada anggota keluarga yang mengakui keberadaan wanita tersebut, Suhartini menyatakan bahwa pilihan terakhir adalah menempatkannya di panti sosial yang dikelola oleh pemerintah.

BACA JUGA:Bea Cukai Soekarno Hatta Bebaskan Bantuan Alat Belajar Milik SLB Usai Viral Barang Ditagih Ratusan Juta

"Jika tidak ada keluarga yang mengakuinya atau anggota keluarganya telah meninggal, maka kami akan menempatkannya di panti sosial yang bekerja sama dengan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk mencegahnya kembali ke jalanan," tambahnya.

(hil/hl)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle3 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle7 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu