Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Football Association of Malaysia dan 7 Pemain Naturalisasi Disanksi FIFA Akibat Dokumen Palsu

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|15:14 WIB
Bagikan:
Football Association of Malaysia  dan 7 Pemain Naturalisasi Disanksi FIFA Akibat Dokumen Palsu
Foto: website Football Association of Malaysia

PASUNDANEKSPRES.ID - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan sanksi kepada Football Association of Malaysia (FAM) dan tujuh pemain yang dinilai menggunakan dokumen palsu demi bisa bermain untuk tim nasional Malaysia.

Keputusan ini terlihat dari dokumen resmi FIFA Disciplinary Committee Decision No. FDD-24394 yang dirilis pada Senin, 6 Oktober 2025.

Dalam laporan tersebut, FIFA menyatakan bahwa FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA 2025 mengenai pemalsuan dokumen setelah ditemukan kejanggalan dalam akta kelahiran yang diajukan untuk pemain-pemain keturunan yang diusulkan oleh FAM.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa akta kelahiran yang dikirim FAM mencantumkan tempat kelahiran kakek atau nenek para pemain naturalisasi di Malaysia.

Namun, dokumen asli justru memperlihatkan bahwa asal-usul mereka bukan dari Negeri Jiran.

Akibat pelanggaran tersebut, FIFA memberikan sanksi berat kepada FAM dan pemain yang terlibat.

“FAM dinyatakan bersalah karena gagal memverifikasi keaslian dokumen yang digunakan dalam proses naturalisasi,” tulis FIFA dalam keputusan resminya.

Konsekuensinya, FAM didenda sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp6,3 Miliar, dan tujuh pemain naturalisasi masing-masing didenda sebesar CHF 2.000.

Selain itu, para pemain juga dijatuhi hukuman larangan bermain selama 12 bulan di seluruh kompetisi sepak bola resmi FIFA.

FAM berdalih bahwa mereka hanya mengikuti prosedur dari pemerintah Malaysia dan tidak mengetahui bahwa dokumen tersebut palsu.

Namun, FIFA menolak alasan ini karena tanggung jawab tetap melekat (strict liability) pada FAM sebagai pihak yang mengajukan dokumen naturalisasi tersebut.

Hukuman berlaku sejak tanggal keputusan, yaitu 6 Oktober 2025.

Pihak FAM masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding ke FIFA Appeal Committee dalam waktu tiga hari guna membela diri atau meringankan hukuman yang diberikan. (MG3/idr)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini5 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat7 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta7 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta7 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang9 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline9 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline9 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline10 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle11 jam lalu