Gantikan Anne Ratna Mustika, Golkar Purwakarta Siap Gelar Musda

PASUNDANEKSPRES.ID - Pasca sukses Musyawarah Daerah (Musda) tingkat I Jawa Barat pada 2 April 2026 lalu, Pengurus DPD Golkar tingkat II Kabupaten Purwakarta menyatakan siap menggelar Musda untuk memilih ketua dan kepengurusan yang baru pasca kepemimpinan Anne Ratna Mustika yang telah habis masa jabatannya.
Politisi senior Richard Sompi yang kini menduduki jabatan Wakil Ketua II kepada Pasundan Ekspres memaparkan, jika pelaksanaan Musda tingkat II khususnya di Purwakarta harus segera digelar.
"Secepat-cepatnya kita harus lakukan Musda di Purwakarta, sebab masa jabatan Anne Ratna Mustika telah sejak lama habis dengan tiga kali masa perpanjangan jabatan ketua dengan status PLT (Pelaksana Tugas). Dan maka itu kami segera menyusun kepastian dalam waktu dekat," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Selanjutnya, untuk waktu pelaksanaan. Riscahd Sompi mengaku telah mendapat informasi meski masih secara lisan. Bahwa untuk pelaksanaan Musda di tingkat II Kabupaten/ kota bisa segera digelar, meski untuk jabatan ketua DPD Jawa Barat belum lama terpilih.
"Kami kira tidak masalah jika musda tingkat II digelar meski ketua tingkat I Jawa Barat baru terpilih. Kami kader Golkar sudah siap dan terlatih dalam hal kegiatan demokrasi seperti ini," ungkapnya.
Terkait kandidat calon ketua pengganti Anne, Richard Sompi berdalih jika Golkar setiap masa tidak pernah kekurangan stok pemimpin. Sebagai partai besar, Sompi mengaku telah ada beberapa nama yang siap mencalonkan diri sebagai pengganti Anne.
"Meski baru bisik-bisik, kami sudah mencatat ada lima kader yang menyatakan siap memimpin Golkar lima tahun kedepan. Namun nama-nama ini akan muncul pada waktu pendaftaran kami mulai," ungkap Sompi.
Dan terkait isu adanya campur tangan politik lain pada Musda Golkar di Purwakarta, Richard Sompi tegas mengatakan jika Golkar adalah partai perintis yang ada di indonesia.
"Dalam hal pertarungan, kami kader Golkar sudah malang melintang menghadapi berbagai ombak. Kami kira kami kader Golkar masih sangat kokoh jika ada oknum yang mau ikut campur dalam rumah tangga kami," pungkas Sompi yang diketahui pernah menjabat anggota DPRD Purwakarta periode 2004 - 2009 lalu.(mas/sep)
