Jelang Musda, Kader dan Simpatisan Golkar Diminta Jaga Kondusifitas

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Barat mengeluarkan arahan resmi kepada seluruh kader dan simpatisan jelang Musyawarah Daerah (Musda) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Dalam arahan tersebut, kader diminta untuk menjaga suasana kondusif, tetap tenang, dan menghindari segala bentuk pertikaian baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Ketua Harian DPD Golkar Purwakarta Lalam Martakusuma menyampaikan, bahwa Musda merupakan momen penting untuk menyusun visi dan misi partai serta memilih pengurus yang akan memimpin perkembangan organisasi di tingkat daerah.
"Musda seharusnya menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas dan sinergi antar kader, bukan menjadi tempat untuk membangun benturan atau perselisihan yang tidak perlu," ujarnya dalam rapat koordinasi dengan pengurus cabang se-Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan bahwa setiap aspirasi dan pendapat dari kader dihargai, namun harus disampaikan dengan cara yang santun, konstruktif, dan sesuai dengan aturan serta tata cara yang telah ditetapkan.
Kader juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan atau melakukan kampanye yang bersifat menghujat lawan dalam perebutan kursi pengurus.
"Kita harus menunjukkan contoh bahwa Golkar adalah partai yang terstruktur, memiliki integritas tinggi, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. Segala bentuk konflik hanya akan merusak citra partai dan mengganggu proses kemajuan yang kita cita-citakan," tegasnya kepada Pasundan Ekspres.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Diaz Rukmana menambahkan, bahwa kader Golkar daerah termasuk Purwakarta diminta menghadiri acara Musda tingkat Jawa Barat dengan baik dan memastikan jalannya acara berjalan lancar.
Sebab seluruh tahapan proses akan diawasi ketat untuk menghindari praktik yang tidak sesuai dengan peraturan partai.
"Kami mengimbau semua kader untuk fokus pada hal-hal yang konstruktif, seperti menyusun program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkuat basis partai. Jika ditemukan kader yang melakukan tindakan yang dapat menimbulkan pertikaian, akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan partai," jelasnya.
Para kader yang akan hadir besok mengikuti Musda tingkat Jawa Barat di Trans Hotel Jalan Jend Gatot Subroto, diminta untuk menjaga suasana damai jelang dan selama pelaksanaan Musda, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama partai.(mas/sep)
