Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kecelakaan Bus di Ciater: Supir Mengaku Sempat Berhenti di Perempatan Ciater, Angin Rem Kosong

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:43 WIB
Bagikan:
Kecelakaan Bus di Ciater: Supir Mengaku Sempat Berhenti di Perempatan Ciater, Angin Rem Kosong
Supir Bus, Sadira

PASUNDAN EKSPRES - Supir bus kecelakaan maut Ciater yang membawa anak sekolah asal Depok akhirnya buka suara.

Sang Sopir, Sadira, mengungkapkan jika kondisi malam itu habis makan setelah magrib, dia dan rombongan akan pulang ke Depok.

Saat perempatan Ciater dia berhenti, dan mengerem kendaraan, dan mengaktifkan rem tangan, serta posisi gigi mobil dalam kondisi N.

“Di perempatan Ciater itu kan banyak keluar masuk kendaraan, saya berhenti, ngerem, pake rem tangan, posisi gigi juga netral, waktu saya buka (rem), saya melihat posisi angin tau-tau sudah habis, saat itulah saya hilang kendali,” katanya.

Dia juga menjelaskan saat itu dia berusaha mencari jalur penyelamat, namun tidak ada. karena dia mengaku jika jalan terus melalui jalan raya pasti banyak kendaraan yang tersambar.

“Saya inisyatif untuk buang stir, putar kanan, karena saya melihat ada tiang listrik, agar kendaraan ini berhenti,” jelasnya lagi.

Setelahnya dia mengaku sudah tidak tau apa yang terjadi, dia juga mengaku terpaksa membuang stir karena di depan banyak sekali kendaraan roda dua.

Saat ini korban meninggal beberapa korban luka ringan dan berat pada kecelakaan bus Ciater sudah dikembalikan ke keluarga.

Ada 10 ambulan yang sudah membawa jenazah korban menuju ke berbagai daerah di Depok pagi tadi, sedangkan 1 jenazah lainnya dibawa oleh keluarga.

Sejumlah pihak meninjau langsung ke ruang jenazah RSUD Subang, dari mulai Kapolres Subang, Lantas Jabar, Kakorlantas Polri dan Jasamarga.

Karena korban berasal dari luar kota, tidak langsung setiap jenazah bisa dijemput oleh keluarga langsung.

Ambulance yang membawa jenazah akan dibawa secara konvoi sampai Margonda, kemudian akan berpencar menuju kediaman masing-masing.

“Jenazah ini akan diantar terlebih dahulu ke pemerintahan Kota Depok, sebelum diantar ke rumah duka, namun dibatalkan karena keluarga mau langsung diantarkan ke rumah duka,” ungkap Vidaa Alatas, dikutip dari tayangan Kompas TV oleh Pasundan Ekspres.

Salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis itu adalah Raka Komara (23), seorang penduduk asal Desa Majasari, Kecamatan Cibogo.

Pada saat kecelakaan maut tersebut, Raka Komara meninggal di tempat kejadian. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Mahnunggal, Dusun 2, Desa Majasari, Kecamatan Cibogo, pada Minggu pagi.

Pj Bupati Subang Imran menyampaikan, turut berbelasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dalam menghadapi cobaan. 

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang turut berduka cita atas meninggalnya ananda Raka Komara, warga Desa Majasari, Cibogo. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak untuk bersama-sama mendoakan almarhum Raka Komara agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu
Kecelakaan Bus di Ciater: Supir Mengaku Sempat Berhenti di Perempatan Ciater, Angin Rem Kosong | Pasundan Ekspres