Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengapa Singapura Tidak Ada Sampah?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:47 WIB
Bagikan:
Mengapa Singapura Tidak Ada Sampah?
Mengapa Singapura Tidak Ada Sampah?

PASUNDAN EKSPRES- Singapura terkenal sebagai negara yang sangat bersih dan rapi. Salah satu alasan utama di balik kebersihan ini adalah sistem pengelolaan sampah yang sangat efisien dan canggih.

Setiap hari, lebih dari 2.400 truk mengumpulkan semua sampah dari seluruh penjuru kota dan membawanya ke fasilitas pengelolaan sampah yang disebut "Waste-to-Energy" (WTE).

Di Singapura, pengumpulan sampah dilakukan dengan sangat teratur dan efisien. Sampah yang terkumpul dari rumah tangga, bisnis, dan fasilitas umum dibawa ke empat pabrik pembakaran sampah (incinerator plants) yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 365 hari setahun.

Di pabrik-pabrik ini, sampah dibakar dalam suhu tinggi, menghasilkan panas yang kemudian diubah menjadi listrik. Listrik yang dihasilkan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di seluruh Singapura.

Pembakaran sampah di pabrik-pabrik WTE menghasilkan panas yang sangat tinggi. Panas ini digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan uap yang kemudian menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.

Selain mengurangi volume sampah secara signifikan, proses ini juga menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan.

Salah satu kekhawatiran utama dari proses pembakaran sampah adalah emisi gas beracun. Namun, di Singapura, pabrik-pabrik ini dilengkapi dengan sistem penyaringan canggih yang memastikan bahwa gas yang dilepaskan ke atmosfer sangat bersih dan tidak berbahaya.

Selain itu, abu sisa pembakaran, yang disebut "new sand", diolah dan dipindahkan ke pulau buatan khusus. Abu ini juga digunakan dalam konstruksi nonstruktural seperti pembuatan batu konblok, memberikan manfaat tambahan bagi infrastruktur negara.

Sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di Singapura memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Selain mengurangi volume sampah yang harus ditimbun, sistem ini juga menghasilkan energi bersih dan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.

Kebersihan kota yang terjaga juga berkontribusi pada kualitas hidup yang tinggi bagi penduduknya. Dengan sistem pengelolaan sampah yang efisien dan inovatif, Singapura telah menunjukkan bahwa kebersihan kota dapat dicapai melalui teknologi dan manajemen yang baik.

Model ini dapat menjadi contoh bagi negara lain yang ingin meningkatkan sistem pengelolaan sampah mereka.

Keberhasilan Singapura dalam menjaga kebersihan kota adalah hasil dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan canggih.

Dari pengumpulan sampah hingga pembakaran dan pengolahan abu sisa, setiap tahap dikelola dengan baik untuk memastikan manfaat maksimal bagi lingkungan dan masyarakat.

Dengan demikian, Singapura bukan hanya berhasil dalam mengatasi masalah sampah, tetapi juga memanfaatkan sampah sebagai sumber energi yang berharga.

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional8 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang9 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang9 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta10 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta10 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle13 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle14 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline14 jam lalu