Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Youtuber dari Denmark Perbaiki Jembatan Rusak di Wakatobi dalam 24 Jam

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:54 WIB
Bagikan:
Viral Youtuber dari Denmark Perbaiki Jembatan Rusak di Wakatobi dalam 24 Jam
Viral Youtuber dari Denmark Perbaiki Jembatan Rusak di Wakatobi dalam 24 Jam

PASUNDAN EKSPRES- Wakatobi, Sulawesi Tenggara - Sebuah jembatan yang telah bertahun-tahun rusak di Wakatobi akhirnya diperbaiki dalam waktu 24 jam.

Bukan oleh pemerintah setempat, melainkan oleh seorang bule Youtuber dari Denmark. Christian Hansen, nama bule tersebut, bersama dengan tim dan para pengikutnya dari seluruh dunia.

Berhasil mengumpulkan dana dan memperbaiki jembatan yang sudah lama menjadi momok bagi warga setempat.

Christian Hansen yang sedang berkunjung ke Wakatobi terkejut melihat kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan.

Jembatan tersebut sudah hancur, namun tetap digunakan sehari-hari oleh warga. Banyak warga yang mengalami kecelakaan dan luka-luka akibat kondisi jembatan ini.

Melihat kondisi ini, Christian Hansen tidak tinggal diam. Dia segera mengumpulkan dana bersama timnya dan para pengikutnya dari seluruh dunia.

Sebanyak 300 orang ikut berpartisipasi dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 15 juta. Dana ini kemudian digunakan untuk membeli kayu dan bersama warga setempat, mereka bergotong royong memperbaiki jembatan tersebut.

Tak hanya itu, sisa dana yang ada juga digunakan untuk membangun atap bagi salah satu rumah warga yang tidak memiliki atap.

Tindakan Christian Hansen ini menuai banyak pujian dari netizen.

Banyak yang mengomentari bahwa tindakan sederhana ini seharusnya bisa dilakukan oleh pemerintah, namun justru dilakukan oleh orang luar.

Netizen juga banyak yang berkomentar mengenai kecilnya anggaran yang diperlukan untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Banyak yang membandingkan dengan anggaran pemerintah yang sering kali jauh lebih besar.

Salah satu komentar yang mencuat adalah, "Rp 15 juta kalau diperbaiki pemerintah jadi Rp 75 miliar. Sekarang pertanyaannya, pemdanya ke mana?"

Berita ini menggambarkan bagaimana tindakan individu dan komunitas bisa memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.

Bagaimana menurut Anda? Apakah ini menunjukkan kelemahan dari sistem pemerintahan lokal atau lebih kepada inisiatif individu yang luar biasa?

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional4 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional4 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang6 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat7 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang7 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle8 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle9 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle9 jam lalu