Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lonjakan Kasus Infeksi Bakteri Pemakan Daging di Jepang

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:07 WIB
Bagikan:
Lonjakan Kasus Infeksi Bakteri Pemakan Daging di Jepang
Lonjakan Kasus Infeksi Bakteri Pemakan Daging di Jepang

PASUNDAN EKSPRES- Jepang saat ini sedang menghadapi situasi yang sangat mengkhawatirkan terkait dengan lonjakan drastis kasus infeksi bakteri pemakan daging, yang dikenal sebagai Streptococcal Toxic Shock Syndrome (STSS).

Menurut laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Jepang, per tanggal 2 Juni 2024, telah tercatat sebanyak 77 kasus infeksi STSS.

Angka ini merupakan lonjakan tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan tingkat kematian mencapai 30%.

Dengan 77 kasus yang tercatat hanya dalam waktu singkat, infeksi ini telah menyebabkan kematian yang signifikan.

Sebagai perbandingan, jumlah kasus STSS tahun ini telah melampaui rekor kasus tahun sebelumnya, menunjukkan tren peningkatan yang sangat memprihatinkan.

Tingkat kematian yang tinggi dari infeksi ini menambah urgensi situasi, di mana 30% dari pasien yang terinfeksi tidak dapat bertahan.

Para ahli kesehatan masih melakukan penelitian untuk mengidentifikasi faktor penyebab lonjakan drastis ini.

Beberapa teori yang diajukan termasuk perubahan pola cuaca, peningkatan jumlah penduduk yang rentan, dan kemungkinan adanya varian baru dari bakteri yang lebih virulen.

Upaya kolaboratif antara pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengendalikan penyebaran infeksi ini.

STSS adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes.

Gejala-gejalanya meliputi demam tinggi, tekanan darah rendah, dan kerusakan organ dalam. Infeksi ini dapat berkembang dengan cepat dan sering kali berakibat fatal jika tidak segera diobati.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mewaspadai gejala-gejala ini dan segera mencari perawatan medis jika diperlukan.

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline10 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle11 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang12 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional14 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle15 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline16 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline18 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle19 jam lalu