Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Berikut Faktor dan Gejala Penyakit Pneumonia pada Balita yang Saat ini Sedang Mendominasi di Subang

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|11:11 WIB
Bagikan:
Berikut Faktor dan Gejala Penyakit Pneumonia pada Balita yang Saat ini Sedang Mendominasi di Subang
Faktor dan Gejala Penyakit Pneumonia. (SUMBER GAMBAR: Screenshot via Everyday Health)

PASUNDAN EKSPRES - Penyakit pneumonia di kalangan balita sedang marak terjadi di Subang akibat cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi.

Penyakit yang menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Subang ini terjadi karena cuaca yang tidak stabil seperti panas terik.

"Cuaca yang tidak stabil seperti sekarang, panas terik, meningkatkan risiko penyebaran penyakit infeksi seperti diare dan pneumonia," jelas dr. Max, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang seperti yang dikutip dari Pasundan Ekspres.

Penyakit Pneumonia di Subang

Adapaun data kasus pneumonia balita yang terjadi di Subang sebagai berikut:

- Januari: 367 kasus
- Februari: 359 kasus
- Maret: 348 kasus
- April: 404 kasus
- Mei: 362 kasus
- Juni: 313 kasus
- Juli: 358 kasus 

Anak-anak memang pada umumnya lebih berisiko terkena penyakit pneumonia karena imun tubuh mereka yang bisa dikatakan masih lemah.

Selain itu, beberapa faktor pun menjadi penyebab terjadinya pneumonia pada anak-anak.

Berikut faktornya:

- Imunisasi kurang lengkap dan/atau tidak memperoleh vaksin pneumonia
- Tidak diberikan Air Susu Ibu (ASI)
- Terlahir dengan kondisi premature
- Malnutrisi atau kurang gizi
- Infeksi tertentu seperti HIV dan Campak

Adapun gejala yang bisa diperhatikan:

- Lebih sering menangis dan rewel dibandingkan biasanya
- Sakit Tenggorokan
- Demam
- Napas berbunyi atau mengi
- Diare
- Mual atau muntah
- Nafsu makan menurun
- Lemas dan sulit konsentrasi

Berita Terbaru

Thom Haye Soroti Jadwal Padat, PERSIB Siap Hadapi Dewa United di Super League 2026/2027

Thom Haye Soroti Jadwal Padat, PERSIB Siap Hadapi Dewa United di Super League 2026/2027

Olahraga33 menit lalu
Atasi Lapas Penuh, Pemerintah Siapkan Pulau Khusus untuk Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Atasi Lapas Penuh, Pemerintah Siapkan Pulau Khusus untuk Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Headline1 jam lalu
Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Nasional2 jam lalu
Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan

Nasional2 jam lalu
5 Cara Mengembalikan Rasa Antusias dalam Hidup yang Hilang

5 Cara Mengembalikan Rasa Antusias dalam Hidup yang Hilang

Lifestyle2 jam lalu
Masih Saja Ada Miras di Pamanukan, Polsek Sita 56 Botol

Masih Saja Ada Miras di Pamanukan, Polsek Sita 56 Botol

Headline2 jam lalu
PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

PERSIB vs Dewa United di Super League 2026/2027: Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Headline3 jam lalu
Sekda Subang Hadiri PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing

Sekda Subang Hadiri PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Lebih Produktif dan Berdaya Saing

Headline4 jam lalu
Shell Tinggalkan Bisnis SPBU Indonesia! Mulai 30 Oktober 2026, Siapa yang Bakal Mengelola?

Shell Tinggalkan Bisnis SPBU Indonesia! Mulai 30 Oktober 2026, Siapa yang Bakal Mengelola?

Nasional4 jam lalu