Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Jitu Lepas dari Candu Media Sosial dan Smartphone

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:51 WIB
Bagikan:
Cara Jitu Lepas dari Candu Media Sosial dan Smartphone
Cara Jitu Lepas dari Candu Media Sosial dan Smartphone

PASUNDAN EKSPRES- Kamu pernah nggak sih ngerasa udah bulan ketujuh ngerjain skripsi, tapi progress-nya 0?

Seperti yang dialami banyak orang, kita sering kali keasyikan scrolling Instagram, TikTok, atau YouTube tanpa sadar waktu habis begitu saja.

Semua aktivitas harian berantakan, kamar nggak rapi, baju numpuk belum dicuci, dan tanggung jawab yang harusnya kelar malah terlewat.

Lebih parahnya lagi, kamu mungkin ngerasa lebih nyaman sama smartphone dari pada ngobrol langsung sama temen di sebelahmu. Sounds familiar?

Kalau kamu merasa selalu pengen scrolling media sosial atau main game sampai lupa waktu, bisa jadi kamu udah kecanduan smartphone dan media sosial.

Keluargamu pun mungkin udah sering negur karena kebiasaan rebahan sambil mantengin HP terus-terusan.

Nah, salah satu cara buat ngatasin ini adalah dengan melakukan dopamine detox.

Apa Itu Dopamine dan Mengapa Kita Bisa Kecanduan?

Dopamine adalah zat kimia di otak yang bikin kita ngerasa senang. Setiap kali kamu ngelakuin sesuatu yang menyenangkan seperti ngopi, scrolling medsos, atau main game, kadar dopamine di otak bakal naik.

Masalahnya, kalau kebiasaan ini terus-terusan dilakukan, otak kita bisa "ketagihan" dan akhirnya candu.

Itulah sebabnya, scrolling medsos bisa terasa lebih menggiurkan daripada ngerjain tugas.

Kalau kadar dopamine terlalu tinggi, kita bakal susah fokus dan jadi lebih malas ngelakuin aktivitas lain yang lebih berat.

Contoh simpel, kamu pasti lebih milih nonton video lucu di TikTok daripada olahraga, kan?

Solusi Dopamine Detox

Dopamine detox adalah proses untuk nge-reset otak biar nggak terlalu bergantung sama aktivitas yang bikin candu, kayak scrolling medsos, main game, atau makan junk food.

Detox ini nggak berarti kita ngehapus dopamine dari tubuh, tapi kita ngekontrol kadar dopamine biar nggak kebanyakan.

Caranya simpel kurangi atau hentikan sejenak aktivitas yang memicu dopamine tinggi, seperti media sosial atau game, dan ganti dengan aktivitas yang lebih positif.

Misalnya, daripada main game selama 3 jam, coba olahraga selama 30 menit.

Atau ganti scrolling medsos dengan membaca buku. Dengan begini, kamu bakal bisa lebih fokus dan produktif.

Siapa yang Butuh Dopamine Detox?

Orang-orang yang merasa udah kecanduan dengan kesenangan instan dari hal-hal negatif.

Seperti terlalu banyak makan junk food, berbelanja online berlebihan, atau nonton video dewasa, adalah kandidat utama untuk melakukan dopamine detox.

Sekilas, beberapa dari aktivitas ini mungkin terlihat nggak berbahaya, tapi kalau dilakukan berlebihan, dampaknya bisa fatal bukan cuma buat kesehatan fisik, tapi juga mental.

Bagaimana Media Sosial dan Game Membuat Kita Kecanduan?

Platform media sosial dirancang biar kita terus-terusan pengen scrolling.

Dengan algoritma yang menyesuaikan konten sesuai minat kita, kita bakal lebih betah berlama-lama di platform tersebut.

Setiap kali kita nge-like, komentar, atau klik sesuatu, algoritma akan ngasih lebih banyak konten serupa yang bikin kita ketagihan.

Hal yang sama berlaku buat game. Setiap kali kita berhasil ngelewatin level atau ngalahin musuh, kita dapat "reward" berupa dopamine.

Akhirnya, kita bakal terus main buat ngejar sensasi yang sama. Perusahaan game dan media sosial ini paham banget gimana cara bikin kita kecanduan dan mereka sukses.

Kapan Mulai Dopamine Detox?

Pertanyaan utamanya berapa banyak waktu yang udah kamu habisin di depan layar HP?

Berapa banyak tanggung jawab penting yang udah terlewat karena kecanduan scrolling media sosial?

Kalau kamu mulai ngerasa kecanduan dan hidupmu semakin nggak produktif, mungkin udah saatnya buat mencoba dopamine detox. Yuk, mulai dari sekarang!

Detox ini bakal bantu kamu lepas dari candu, kembali fokus, dan tentunya bikin hidupmu lebih produktif!

Berita Terbaru

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Nasional53 menit lalu
Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional1 jam lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang1 jam lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat2 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang2 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga2 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional3 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional3 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang3 jam lalu