Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sejarah Hari Raya Galungan: Kaitan Sakral antara Budaya, Agama, dan Tradisi di Bali

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:49 WIB
Bagikan:
Sejarah Hari Raya Galungan: Kaitan Sakral antara Budaya, Agama, dan Tradisi di Bali
Sejarah Hari Raya Galungan. (Sumber Foto: Screenshot via Okezone)

PASUNDAN EKSPRES - Pada 25 September 2024, umat Hindu akan kembali merayakan Hari Raya Galungan untuk kedua kalinya dalam tahun ini setelah yang pertama diperingati pada 28 Februari 2024 lalu.

Perayaan ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat Hindu, terutama di Bali, di mana hari tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur daerah berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 7 Tahun 2023. 

Meski menjadi hari libur di Bali, Hari Raya Galungan tidak termasuk dalam hari libur nasional sesuai ketentuan SKB 3 Menteri.

BACA JUGA:Tradisi dan Ritual Hari Raya Galungan 2024, Beserta Dengan Jadwal Lengkapnya!

Apa Makna Hari Raya Galungan?

Galungan merupakan hari suci bagi umat Hindu untuk memperingati penciptaan alam semesta dan segala isinya. 

Lebih dari sekadar perayaan, Galungan menjadi simbol kemenangan kebaikan (Dharma) atas kejahatan (Adharma). 

Melalui rangkaian upacara dan persembahyangan, umat Hindu diingatkan akan pentingnya menjaga keseimbangan antara dharma dan adharma dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:10 Ucapan Hari Raya Galungan Penuh Doa dan Harapan

Perayaan ini mengandung makna mendalam, di mana umat Hindu diajak untuk senantiasa menegakkan kebaikan, baik secara spiritual maupun dalam tindakan sehari-hari. 

Kemenangan Dharma atas Adharma di dalam diri manusia diharapkan membawa kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan batin yang sejati.

Sejarah Hari Raya Galungan

Mengutip dari detikjateng, berikut sejarah Hari Raya Galungan yang harus teman-teman ketahui; meski asal-usul pasti Galungan tidak dapat ditentukan, berdasarkan lontar Purana Bali Dwipa, perayaan ini pertama kali dirayakan pada Rabu Kliwon, wuku Dungulan, tahun Saka 804, atau sekitar tahun 882 Masehi. 

BACA JUGA:Ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2024 Membawa Kedamaian dan Kebahagiaan

Pada masa itu, Bali digambarkan sebagai tempat yang penuh kedamaian dan kemakmuran, mirip dengan Indra Loka.

Kata 'Galungan' berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti 'bertarung', merujuk pada perjuangan antara kebaikan dan kejahatan. 

Di Bali sendiri, pertempuran ini dikenal sebagai wuku Dungulan, namun makna di balik perayaan tetap sama: perayaan kemenangan kebaikan atas keburukan.

Sejak dulu, Hari Raya Galungan dirayakan dengan penuh kemeriahan oleh umat Hindu di seluruh Indonesia, khususnya di Bali. 

Hingga kini, Galungan tetap menjadi salah satu hari raya terpenting dalam kalender Hindu, dirayakan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.

(pm)

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga55 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle56 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu